Seruan Damai Tokoh Adat Dogiyai, Masyarakat Diminta Jaga Kamtibmas

- Penulis

Jumat, 23 Januari 2026 - 08:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kamuu, Dogiyai – Tokoh Adat Kabupaten Dogiyai, Isak Tebai, menyampaikan himbauan tegas kepada seluruh masyarakat agar menghentikan segala bentuk aksi kriminal yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut. Ia menegaskan pentingnya menjaga situasi damai yang selama ini telah terpelihara di Kabupaten Dogiyai.

Himbauan tersebut disampaikan Isak Tebai pada Jumat (23/01), menyusul maraknya isu adanya kelompok-kelompok tidak bertanggung jawab yang berupaya menghasut masyarakat, khususnya kalangan pemuda, untuk terlibat dalam aksi-aksi kriminal. Ia secara terbuka mengecam keras tindakan tersebut dan menolak kehadiran kelompok yang mencoba menciptakan keresahan di tengah masyarakat.

“Saya selaku Tokoh Adat di Kabupaten Dogiyai mengecam dengan keras apabila ada kelompok-kelompok tidak bertanggung jawab, termasuk TPN-OPM, yang mencoba menghasut masyarakat atau pemuda untuk melakukan aksi kriminal,” tegas Isak Tebai.

Menurutnya, upaya-upaya provokatif tersebut sangat bertentangan dengan nilai-nilai adat dan budaya masyarakat Dogiyai yang menjunjung tinggi perdamaian dan kebersamaan. Ia pun meminta agar kelompok-kelompok tersebut tidak menunjukkan aksinya di wilayah Kabupaten Dogiyai.

“Saya minta dengan keras agar kelompok-kelompok tersebut tidak menunjukkan aksi di Kabupaten ini, apalagi menghasut masyarakat. Tanah ini adalah tanah damai, dan kami tidak ingin dirusak oleh kepentingan tertentu,” ujarnya.

Isak Tebai juga menekankan bahwa Kabupaten Dogiyai hingga saat ini dikenal sebagai daerah yang aman dan damai. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan demi keberlangsungan kehidupan sosial dan pembangunan daerah.

“Mari kita jaga Dogiyai tetap aman dan damai. Jangan mudah terprovokasi, karena yang dirugikan adalah masyarakat kita sendiri,” pungkasnya.(rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel konteksnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kirenius Telenggen: Mari Bersatu Menjaga Keamanan dan Mendukung Pembangunan Puncak Jaya
Kepala Suku Gome Ajak Masyarakat dan TNI-Polri Jaga Keamanan di Kabupaten Puncak
Tokoh Masyarakat Baburia Ajak Warga Keerom Jaga Persatuan dan Kedamaian
Pemuda Adat Papua Imbau Warga Jaga Kamtibmas Usai Insiden Bendera di USTJ Jayapura
Menyambut Nataru, Kepala Suku Jayawijaya di Keerom Serukan Perdamaian dan Produktivitas Warga
Menjaga Asa Damai dari Tapal Batas RI-PNG, Tokoh Adat Keerom Serukan Masyarakat Papua Bersatu
Kepala Suku Moni Ajak Masyarakat Paniai Jaga Kamtibmas dan Waspadai Potensi Gangguan Keamanan
Ketua LMA Papua Pegunungan Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Jelang Kunjungan Menko Polkam di Wamena
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Kepala Suku Gome Ajak Masyarakat dan TNI-Polri Jaga Keamanan di Kabupaten Puncak

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Tokoh Masyarakat Baburia Ajak Warga Keerom Jaga Persatuan dan Kedamaian

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:18 WIB

Pemuda Adat Papua Imbau Warga Jaga Kamtibmas Usai Insiden Bendera di USTJ Jayapura

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:17 WIB

Menyambut Nataru, Kepala Suku Jayawijaya di Keerom Serukan Perdamaian dan Produktivitas Warga

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:16 WIB

Menjaga Asa Damai dari Tapal Batas RI-PNG, Tokoh Adat Keerom Serukan Masyarakat Papua Bersatu

Berita Terbaru