Jhon Kogoya Serukan Masyarakat Nabire Bijak Sikapi Isu Jelang HUT RI ke-81

- Penulis

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Provinsi Papua Tengah, Jhon Kogoya, mengajak seluruh masyarakat di Kabupaten Nabire untuk bersama-sama menjaga keamanan dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu negatif.

Jhon Kogoya mengatakan, menjelang perayaan HUT Kemerdekaan RI, masyarakat di Papua Tengah, khususnya Nabire, perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai informasi yang beredar. Hal tersebut menyusul adanya isu mengenai larangan mengikuti kegiatan peringatan HUT RI yang disebut berasal dari kelompok-kelompok yang berseberangan.

Ia meminta masyarakat tidak langsung mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum diketahui kebenarannya karena dapat memicu keresahan dan mengganggu situasi keamanan yang selama ini telah terjaga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang. Jangan mudah percaya dengan informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya. Kita harus bisa memilah informasi dan tidak memberikan kesempatan kepada pihak-pihak tertentu untuk memecah persatuan masyarakat,” kata Jhon.

Sebagai Ketua LMA sekaligus tokoh masyarakat, Jhon menegaskan bahwa kedamaian merupakan kepentingan bersama. Menurutnya, perbedaan pandangan tidak seharusnya menjadi alasan bagi masyarakat untuk saling bermusuhan ataupun melakukan tindakan yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.

“Kami para tokoh adat dan tokoh masyarakat sangat menginginkan Tanah Papua tetap aman dan damai. Karena itu, mari kita tinggalkan segala bentuk provokasi dan bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif, khususnya menjelang HUT Kemerdekaan RI,” ujarnya.

Baca Juga:  Tokoh Agama Ajak Warga Pegunungan Bintang Tolak Provokasi Jelang HUT RI

Lebih lanjut, Jhon menyampaikan bahwa pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat harus menjadi perhatian bersama. Salah satu sektor yang menurutnya perlu mendapat perhatian serius adalah pendidikan.

Ia menilai masih terdapat anak-anak Papua yang harus berhenti sekolah karena keterbatasan ekonomi keluarga. Kondisi tersebut, kata Jhon, perlu menjadi perhatian pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan agar generasi muda Papua tidak kehilangan kesempatan untuk memperoleh pendidikan yang layak.

“Pendidikan merupakan salah satu kunci untuk membangun masa depan Papua. Anak-anak kita harus mendapatkan kesempatan yang sama untuk bersekolah dan meraih cita-cita. Jangan sampai keterbatasan ekonomi membuat mereka kehilangan masa depan,” tuturnya.

Jhon menambahkan, pihaknya akan terus membangun komunikasi dan bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam mendorong program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, terutama dalam bidang pendidikan dan kesejahteraan.

Ia berharap momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI dapat dimaknai sebagai kesempatan untuk memperkuat persatuan dan kepedulian antarsesama.

“Mari kita rayakan kemerdekaan dengan menjaga kedamaian. Jangan terprovokasi oleh isu apa pun yang dapat mengganggu keamanan. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menciptakan Nabire dan Tanah Papua yang aman, damai serta sejahtera,” pungkas Jhon Kogoya.(rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel konteksnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ely Dolame Ajak Masyarakat Mimika Jaga Kamtibmas dan Tidak Terprovokasi Isu Hoaks
Kirenius Telenggen: Mari Bersatu Menjaga Keamanan dan Mendukung Pembangunan Puncak Jaya
Kepala Suku Gome Ajak Masyarakat dan TNI-Polri Jaga Keamanan di Kabupaten Puncak
Tokoh Masyarakat Baburia Ajak Warga Keerom Jaga Persatuan dan Kedamaian
Pemuda Adat Papua Imbau Warga Jaga Kamtibmas Usai Insiden Bendera di USTJ Jayapura
Menyambut Nataru, Kepala Suku Jayawijaya di Keerom Serukan Perdamaian dan Produktivitas Warga
Menjaga Asa Damai dari Tapal Batas RI-PNG, Tokoh Adat Keerom Serukan Masyarakat Papua Bersatu
Kepala Suku Moni Ajak Masyarakat Paniai Jaga Kamtibmas dan Waspadai Potensi Gangguan Keamanan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:46 WIB

Ely Dolame Ajak Masyarakat Mimika Jaga Kamtibmas dan Tidak Terprovokasi Isu Hoaks

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:12 WIB

Kirenius Telenggen: Mari Bersatu Menjaga Keamanan dan Mendukung Pembangunan Puncak Jaya

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Kepala Suku Gome Ajak Masyarakat dan TNI-Polri Jaga Keamanan di Kabupaten Puncak

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Tokoh Masyarakat Baburia Ajak Warga Keerom Jaga Persatuan dan Kedamaian

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:18 WIB

Pemuda Adat Papua Imbau Warga Jaga Kamtibmas Usai Insiden Bendera di USTJ Jayapura

Berita Terbaru