Dewan Adat Sentani, Yakob Fiobetauw serukan bahwa 1 Mei Jangan Dijadikan untuk Mengganggu Kamtibmas

- Penulis

Kamis, 23 April 2026 - 21:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sentani – Dewan Adat Sentani, Yakob Fiobetauw menanggapi isu yang kembali mencuat di tengah masyarakat terkait peringatan tanggal 1 Mei. Ia menegaskan bahwa narasi yang menyebut tanggal tersebut sebagai hari aneksasi Papua ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah hoaks dan bentuk pembohongan publik yang disebarkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab serta tidak memahami sejarah.

“Belanda sudah tidak punya kewenangan lagi sejak tahun 1961, sesuai keputusan PBB, Belanda menyerahkan wilayah Papua kepada Indonesia,” ujarnya.

Yakob Fiobetauw menyerukan agar masyarakat dan para mahasiswa tidak terprovokasi oleh narasi-narasi yang keliru. Konflik hanya akan merugikan masyarakat sendiri dan memperlambat pembangunan.

Lebih lanjut, Yakob Fiobetauw menyatakan ‘’meminta warga tidak terprovokasi pihak yang akan memanaskan status Papua. Dalam memperingati 1 Mei, diharapkan tidak ada gerakan-gerakan yang bertentangan dengan prinsip-prinsip dalam NKRI ” ungkapnya.

“Mengajak kelompok-kelompok yang masih meragukan sejarah integrasi Papua ke dalam NKRI dan generasi muda untuk memahami sejarah yang benar dan tidak mudah terprovokasi oleh narasi-narasi negatif” tambahnya.

Yakob Fiobetauw berharap semua masyarakat di Papua, menjaga ketertiban umum dan ketertiban bersama masyarakat.

“Saya tekanan yakni harus menjaga keamanan untuk kepentingan banyak orang, jangan karena aksi, keamanan hingga aktivitas orang terganggu,” tegasnya.(RD)

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel konteksnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Keluarga Korban Memohon Kepastian Nasib 9 Perempuan Jila yang Diculik OTK
Toname Mom Ajak Masyarakat Jaga Keamanan, Kedamaian dan Kelestarian Lingkungan
Kirenius: Keamanan dan Pembangunan Harus Berjalan Beriringan di Puncak Jaya
Max Ohee Ajak Generasi Muda Papua Pahami Sejarah dan Jaga NKRI
Jhon Kogoya Serukan Masyarakat Nabire Bijak Sikapi Isu Jelang HUT RI ke-81
Laskar Merah Putih Provinsi Papua Ajak Masyarakat Tak Terprovokasi Dengan Rencana Aksi Tanggal 15 Agustus di Kota Jayapura
Tokoh Pemuda Ilaga Utara Imbau Warga Puncak Hormati Hari Kemerdekaan RI
Derek Alom Dorong Para Tokoh Bersatu Jaga Keamanan Jelang HUT RI Ke-81
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 21:21 WIB

Keluarga Korban Memohon Kepastian Nasib 9 Perempuan Jila yang Diculik OTK

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:37 WIB

Toname Mom Ajak Masyarakat Jaga Keamanan, Kedamaian dan Kelestarian Lingkungan

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:36 WIB

Kirenius: Keamanan dan Pembangunan Harus Berjalan Beriringan di Puncak Jaya

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:25 WIB

Max Ohee Ajak Generasi Muda Papua Pahami Sejarah dan Jaga NKRI

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Jhon Kogoya Serukan Masyarakat Nabire Bijak Sikapi Isu Jelang HUT RI ke-81

Berita Terbaru