Dibalik Polemik Freeport, Ada Cerita Pengembangan SDM Papua

- Penulis

Sabtu, 4 April 2026 - 15:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Kehadiran PT Freeport Indonesia (PTFI) di Papua masih menjadi perdebatan di tengah masyarakat. Sejumlah kelompok pemuda dan masyarakat lokal selama ini menyuarakan penolakan, yang dipengaruhi oleh narasi bahwa kekayaan alam Papua belum sepenuhnya dirasakan manfaatnya oleh masyarakat asli.

Namun, di sisi lain, terdapat sejumlah data dan pengalaman yang menunjukkan kontribusi perusahaan dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) lokal. Saat ini, PTFI tercatat mempekerjakan sekitar 27 ribu karyawan di sektor tambang tembaga dan emas. Dari jumlah tersebut, sekitar 40 persen merupakan Orang Asli Papua (OAP).

Salah satu contoh yang sering diangkat adalah kisah Obaja Tabuni. Ia diketahui memulai karier di perusahaan tanpa latar belakang ijazah formal, namun kini dipercaya memimpin lebih dari 200 karyawan. Pengalaman ini kerap dijadikan ilustrasi bahwa masyarakat Papua memiliki peluang untuk berkembang dan bersaing dalam lingkungan kerja berstandar internasional.

Selain itu, sejumlah pekerja asli Papua juga telah mendapatkan kesempatan untuk mengoperasikan peralatan tambang berteknologi tinggi, termasuk sistem operasi jarak jauh. Hal ini menunjukkan adanya transfer keterampilan dan peningkatan kapasitas teknis bagi tenaga kerja lokal.

PTFI menyatakan bahwa keterlibatan masyarakat asli Papua dalam berbagai lini operasional merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan SDM di wilayah tersebut. Upaya ini diharapkan dapat mendorong partisipasi aktif masyarakat lokal dalam pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam Papua.

Meski demikian, perdebatan mengenai dampak kehadiran perusahaan terhadap kesejahteraan masyarakat Papua secara keseluruhan masih terus berlangsung di berbagai kalangan.(rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel konteksnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Keluarga Korban Memohon Kepastian Nasib 9 Perempuan Jila yang Diculik OTK
Toname Mom Ajak Masyarakat Jaga Keamanan, Kedamaian dan Kelestarian Lingkungan
Kirenius: Keamanan dan Pembangunan Harus Berjalan Beriringan di Puncak Jaya
Max Ohee Ajak Generasi Muda Papua Pahami Sejarah dan Jaga NKRI
Jhon Kogoya Serukan Masyarakat Nabire Bijak Sikapi Isu Jelang HUT RI ke-81
Laskar Merah Putih Provinsi Papua Ajak Masyarakat Tak Terprovokasi Dengan Rencana Aksi Tanggal 15 Agustus di Kota Jayapura
Tokoh Pemuda Ilaga Utara Imbau Warga Puncak Hormati Hari Kemerdekaan RI
Derek Alom Dorong Para Tokoh Bersatu Jaga Keamanan Jelang HUT RI Ke-81
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 21:21 WIB

Keluarga Korban Memohon Kepastian Nasib 9 Perempuan Jila yang Diculik OTK

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:37 WIB

Toname Mom Ajak Masyarakat Jaga Keamanan, Kedamaian dan Kelestarian Lingkungan

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:36 WIB

Kirenius: Keamanan dan Pembangunan Harus Berjalan Beriringan di Puncak Jaya

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:25 WIB

Max Ohee Ajak Generasi Muda Papua Pahami Sejarah dan Jaga NKRI

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Jhon Kogoya Serukan Masyarakat Nabire Bijak Sikapi Isu Jelang HUT RI ke-81

Berita Terbaru