Tokoh Adat Wilayah Aliansi Asolokobal dan Tokoh Muslim Papua Pegunungan Desak Bupati Jayawijaya Klarifikasi Penyaluran 141 Ton Beras Bantuan Pusat

- Penulis

Rabu, 4 November 2026 - 22:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 4 November 2026 – Seorang Tokoh Muslim Papua Pegunungan dan Tokoh Adat Wilayah Aliansi Asolokobal menyampaikan keluhan masyarakat terkait penyaluran bantuan beras dari pemerintah pusat sebanyak 141 ton untuk Kabupaten Jayawijaya.

Dalam pernyataan ustadz ismail asso, mempertanyakan penyaluran bantuan tersebut yang diduga tidak sampai kepada masyarakat penerima yang berhak di Jayawijaya. beras tersebut justru diduga diterima oleh masyarakat di kabupaten lain,

“Bantuan ini turun karena masyarakat kami benar-benar merasakan dampak kekeringan, banyak tanaman yang gagal. Tapi beras 141 ton ini ternyata tidak sampai ke masyarakat yang berhak menerima,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ustadz asso meminta Bupati Jayawijaya memberikan klarifikasi terbuka terkait persoalan tersebut, jika tidak dijelaskan, persoalan ini berpotensi menjadi temuan dan diduga sebagai bentuk penyalahgunaan wewenang dan kekuasaan.

Selain soal beras, ustadz ismail asso yang juga merupakan pemangku wilayah adat dari Welesi hingga Asepicop ini juga menyoroti pola pengelolaan pemerintahan di Jayawijaya.

Sebagai keluarga besar masyarakat Jayawijaya, pengelolaan pemerintahan harus dilakukan secara kekeluargaan melalui prinsip atau pembagian kekuasaan yang jelas, merata, dan adil antara Bupati dan Wakil Bupati, “Jangan sampai terjadi monopoli oleh Bupati, sehingga wakil bupati merasa hanya sekadar pajangan,” tegasnya.

Baca Juga:  Satgas Saber Pantau Harga Beras dan Sembako di Ritel Modern Supiori

Mencontohkan pembagian anggaran hibah yang dinilai tidak rasional, di mana Bupati disebut menguasai Rp 14 miliar, sementara Wakil Bupati hanya Rp 1 miliar. Menurutnya, kondisi tersebut harus diperbaiki ke depan.

Ismail asso mengingatkan, Bupati dan Wakil Bupati dipilih oleh rakyat dengan tujuan utama membangun masyarakat Jayawijaya dan memastikan dana Otonomi Khusus dapat dirasakan hingga ke tingkat masyarakat bawah, bukan untuk dimonopoli untuk kepentingan keluarga atau kelompok tertentu.
Ia juga menyoroti pembagian jabatan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dinilai belum merata. Menurutnya, masyarakat dari wilayah selatan, mulai dari Megapura, Sinatma, Yagara, Welesi, hingga Asepicop, Aselem, dan Asolokobal, serta wilayah Wakil Bupati dari Welesi hingga wilayah tengah dan utara, harus mendapat kesempatan yang adil.

“Kalau hanya dua nama yang muncul di OPD atau Kepala Dinas, itu sudah tidak wajar. Dibagi rata. Kalian berdua ditunjuk oleh masyarakat untuk membagi rata kekuasaan itu,” ujarnya.

Ismail asso dan masyarakat berharap seluruh aliansi, konfederasi, dan klan yang ada di Jayawijaya dapat berpartisipasi dan membantu Bupati dan Wakil Bupati dalam melayani rakyat Jayawijaya melalui berbagai instansi pemerintahan secara merata.(rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel konteksnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tokoh Islam Papua Pegunungan Soroti Bupati Jayawijaya Serta Wakil Bupati: Dana Hibah dan Paket Pekerjaan Harus Dibagi Rata Demi Pembangunan kab. Jayawijaya
Dalam Rangka Menjaga Keamanan dan Ketertiban di Wilayah Kota Bitung, Personel Kodim 1310/Bitung Intensifkan Patroli Gabungan Wujud Sinergitas TNI-Polri dan Pemerintah Daerah
Respon Cepat Aduan Call Center 110, Polresta Manokwari Buru Pelaku Dan Evakuasi Turis Nederland Korban Penganiayaan di Jalan Asrama Tingkat Amban
Peduli Warga di Tengah Musim Kemarau, Bhabinkamtibmas Polres Kaimana Salurkan Bantuan Air Bersih
Atasi Kebosanan Anak Akibat Karhutla, Polsek Fakfak Timur Bersama Tim Ekspedisi Patriot Unhas Hadirkan Keceriaan di RUKITA Kampung Weri
Ditbinmas Polda Papua Barat Gelar Green Policing Di Pantai Maruni, Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Lingkungan
Perkuat Sinergitas Wujudkan Kota Bitung Aman dan Kondusif, Kodim 1310/Bitung Bersama TNI-Polri dan Satpol PP Rutin Gelar Patroli Gabungan
Ringankan Beban Warga Hadapi Kemarau Panjang Akibat Fenomena El Nino, Kodim 1310/Bitung Distribusikan 5.000 Liter Air Bersih untuk 37 KK Terdampak di Likupang Timur
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 14:35 WIB

Tokoh Islam Papua Pegunungan Soroti Bupati Jayawijaya Serta Wakil Bupati: Dana Hibah dan Paket Pekerjaan Harus Dibagi Rata Demi Pembangunan kab. Jayawijaya

Rabu, 4 November 2026 - 22:38 WIB

Tokoh Adat Wilayah Aliansi Asolokobal dan Tokoh Muslim Papua Pegunungan Desak Bupati Jayawijaya Klarifikasi Penyaluran 141 Ton Beras Bantuan Pusat

Minggu, 1 November 2026 - 11:05 WIB

Dalam Rangka Menjaga Keamanan dan Ketertiban di Wilayah Kota Bitung, Personel Kodim 1310/Bitung Intensifkan Patroli Gabungan Wujud Sinergitas TNI-Polri dan Pemerintah Daerah

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Respon Cepat Aduan Call Center 110, Polresta Manokwari Buru Pelaku Dan Evakuasi Turis Nederland Korban Penganiayaan di Jalan Asrama Tingkat Amban

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Peduli Warga di Tengah Musim Kemarau, Bhabinkamtibmas Polres Kaimana Salurkan Bantuan Air Bersih

Berita Terbaru