Wamena – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Jayawijaya melaksanakan patroli pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) serta pencegahan tindak pidana pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor (C3) di wilayah Kota Wamena, Kamis (05/11/2026) dini hari.
Patroli dipimpin oleh Kanit Pidum IPDA M. Torib Basori, S.H., M.H., bersama personel Tim Taring Babi dan Unit Pidum. Kegiatan tersebut dilaksanakan setelah personel merespons kejadian kebakaran di kawasan Jalan Tolikara Misi.
Sekitar pukul 02.48 WIT, tim melakukan pengejaran terhadap tiga orang yang diduga terlibat dalam percobaan pencurian sepeda motor di Jalan Pattimura Atas. Namun, ketiganya melarikan diri ke arah hutan sehingga tidak memungkinkan untuk dilakukan pengejaran lebih lanjut karena kondisi minim pencahayaan. Petugas kemudian mengarahkan pemilik kendaraan untuk mengamankan sepeda motornya ke dalam ruko.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selanjutnya, sekitar pukul 03.25 WIT, tim merespons laporan keributan yang melibatkan sekelompok masyarakat di kawasan Perumahan Pemda Hom-Hom. Bersama personel piket Polsek Wamena Kota, petugas mengamankan empat orang pria dan seorang perempuan yang diduga terlibat dalam keributan untuk dibawa ke Polsek Wamena Kota. Dalam penanganan tersebut, petugas juga mengamankan sebilah pisau dari salah seorang pemuda.
Patroli kemudian dilanjutkan dengan menyusuri sejumlah titik di Kota Wamena. Personel juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar segera kembali ke rumah dan beristirahat demi menjaga ketertiban lingkungan.
Sekitar pukul 05.15 WIT, tim bersiaga di Jalan Trans Habema, tepatnya di depan Kuburan Elekma, sebagai langkah antisipasi terhadap potensi konflik antarkelompok masyarakat. Setelah rangkaian kegiatan selesai, personel kembali ke Mako Polres Jayawijaya sekitar pukul 07.00 WIT.
Melalui patroli tersebut, Satreskrim Polres Jayawijaya berupaya mencegah tindak kriminalitas, merespons laporan masyarakat, serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan. Masyarakat diimbau untuk tidak mengonsumsi minuman keras secara berlebihan, tidak membawa senjata tajam, dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya gangguan kamtibmas.
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made S. Bimantara, S.I.K., menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Lembaga Masyarakat Adat (LMA), tokoh adat, tokoh agama, tokoh intelektual, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta seluruh pihak yang selama ini membantu Polres Jayawijaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dukungan dan kerja sama seluruh elemen masyarakat juga sangat penting dalam upaya pemberantasan sabu-sabu, ganja, dan minuman keras yang dapat menjadi pemicu kecelakaan lalu lintas, tindakan kekerasan, hingga konflik sosial.
Mari bersama-sama menjaga persaudaraan, menghindari tindakan yang dapat memicu pertikaian, dan menciptakan lingkungan yang aman serta damai di tanah Papua yang kita cintai.
POLISI BERSAMA MASYARAKAT

























