Panus Kogoya Dorong Pemerintah Aktif Upayakan Pembebasan 9 Perempuan yang Disandera

- Penulis

Rabu, 9 September 2026 - 17:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Timika, 08 September 2026 – Ketua Barisan Merah Putih Kabupaten Mimika, Panus Kogoya, mendorong pemerintah daerah untuk mengambil langkah aktif dalam upaya pencarian dan pembebasan sembilan perempuan masyarakat suku Amungme yang dilaporkan masih disandera oleh kelompok bersenjata di wilayah Distrik Jila, Kabupaten Mimika.

Panus menyampaikan bahwa persoalan tersebut perlu mendapat perhatian khusus dari pemerintah karena para korban merupakan masyarakat asli Kabupaten Mimika. Menurutnya, pemerintah perlu mengedepankan langkah persuasif dengan melibatkan tokoh masyarakat, pemerintah kampung maupun pemerintah daerah untuk membuka ruang komunikasi demi keselamatan dan pembebasan para korban.

“Kami berharap pemerintah mulai berperan aktif dan menentukan langkah-langkah selanjutnya dengan mengedepankan upaya persuasif melalui tokoh-tokoh masyarakat terkait, pemerintah kampung dan kabupaten untuk pembebasan sembilan orang tawanan,” ujar Panus Kogoya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai keluarga korban saat ini berada dalam kondisi penuh kekhawatiran karena belum mendapatkan kepastian mengenai keberadaan dan kondisi anggota keluarga mereka. Panus juga menyatakan Barisan Merah Putih Kabupaten Mimika siap membantu upaya pemerintah dan tokoh masyarakat dalam mencari jalan keluar atas persoalan tersebut secara baik.

Baca Juga:  Rafael Victor Tibul Serukan Pemuda Papua Bersatu Jaga Kondusivitas Kota Jayapura

Selain persoalan penyanderaan, Panus turut menyoroti sejumlah kasus pembunuhan yang disebut menyasar masyarakat suku Tolikara dan Lani Jaya pascakejadian di Distrik Jila. Ia meminta agar para korban tidak dikaitkan dengan konflik antarkelompok dan menyerahkan sepenuhnya proses pengungkapan kasus kepada aparat kepolisian.

“Kami meminta agar tiga korban tersebut tidak dilibatkan dalam konflik perang keluarga suku Damal. Ini murni pembunuhan dan kami menyerahkan sepenuhnya kepada aparat kepolisian agar dapat diusut tuntas serta pelakunya diproses,” katanya.

Panus menambahkan, pihaknya akan terus mendorong terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di Mimika. Ia juga berharap seluruh pihak mengutamakan keselamatan masyarakat serta menempuh langkah-langkah damai dalam menyelesaikan persoalan yang berkembang.(rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel konteksnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaga Persatuan, Tokoh Adat Saireri Ajak Masyarakat Hindari Tindakan Provokatif
Kepala Suku Besar Puncak Kecam Aksi Kriminal dan Imbau Warga Waspadai Musim Kemarau
Pemuda Intelektual Puncak Jaya Ajak Warga Tak Terprovokasi Situasi di Luar Daerah
Tokoh Adat Kamoro Imbau Masyarakat Mimika Tak Mudah Terprovokasi Isu
Kepala Suku Damal Ajak Semua Pihak Jaga Kamtibmas dan Redam Konflik
Tokoh Masyarakat Oksibil Dorong Persatuan untuk Wujudkan Pegunungan Bintang yang Aman
“kantor Komnas Ham Perwakilan Papua Diduga Menjadi Sasaran Lemparan Bom Molotov”
Sikapi Rencana Aksi Demo, Benhur Yaboisembut Serukan Kedamaian di Tanah Papua
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 13:26 WIB

Jaga Persatuan, Tokoh Adat Saireri Ajak Masyarakat Hindari Tindakan Provokatif

Senin, 14 September 2026 - 09:20 WIB

Kepala Suku Besar Puncak Kecam Aksi Kriminal dan Imbau Warga Waspadai Musim Kemarau

Sabtu, 12 September 2026 - 22:36 WIB

Pemuda Intelektual Puncak Jaya Ajak Warga Tak Terprovokasi Situasi di Luar Daerah

Jumat, 11 September 2026 - 16:03 WIB

Tokoh Adat Kamoro Imbau Masyarakat Mimika Tak Mudah Terprovokasi Isu

Jumat, 11 September 2026 - 13:26 WIB

Kepala Suku Damal Ajak Semua Pihak Jaga Kamtibmas dan Redam Konflik

Berita Terbaru