Wakapolda Papua Barat dan Kepala BRMP Optimalkan Pengembangan Benih Jagung untuk Ketahanan Pangan Papua Barat

- Penulis

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manokwari – Wakapolda Papua Barat Brigjen Pol. Dr. Sulastiana, M.Si., GRGP., CHCM., CRPP., bersama Kepala Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Dr. Abdul Syukur Syarif, S.P., M.P., meninjau langsung kegiatan penangkaran benih jagung sekaligus mengecek progres pembangunan gudang pengering (dryer) jagung di SP 5 Kampung Macuan, Kabupaten Manokwari, Sabtu (6/6/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan dan percepatan swasembada pangan di Papua Barat melalui penguatan sektor pertanian, khususnya komoditas jagung.
Dalam kunjungan tersebut, Wakapolda Papua Barat dan Kepala BRMP berdialog dengan para petani serta meninjau perkembangan lahan penangkaran benih jagung yang diproyeksikan menjadi pusat penyediaan benih unggul bagi pengembangan jagung di Kabupaten Manokwari.

Selain itu, rombongan juga melihat secara langsung pembangunan fasilitas gudang pengering yang nantinya akan berfungsi sebagai sarana pascapanen untuk menjaga kualitas benih dan hasil produksi jagung sehingga mampu mendukung sistem pembenihan yang lebih modern dan berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam peninjauan tersebut dijelaskan teknik pemupukan yang diterapkan pada tanaman jagung.

Setiap tanaman diberikan pupuk sebanyak enam gram per pohon dengan perbandingan satu bagian urea dan tiga bagian Phonska, Pupuk diberikan pada jarak sekitar lima hingga sepuluh sentimeter dari batang tanaman, kemudian ditutup kembali dengan tanah agar unsur hara dapat terserap secara maksimal oleh akar tanaman.

Selain memantau pertumbuhan tanaman, rombongan juga melihat kondisi tanaman yang terdampak serangan hama Spodoptera frugiperda atau ulat grayak jagung yang saat ini menjadi salah satu tantangan utama dalam budidaya jagung di Indonesia. Namun demikian, kondisi tanaman di lokasi demplot dinilai cukup baik dan menunjukkan perkembangan yang positif.

Kepala BRMP menjelaskan bahwa lahan percontohan seluas kurang lebih satu hektare tersebut diproyeksikan mampu menghasilkan sekitar enam ton benih jagung.

Baca Juga:  Pelaksanaan Ujian CAT Psikologi Casis Bintara Polri T.A 2026

Produksi benih tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan penanaman hingga sekitar 200 hektare lahan jagung di Kabupaten Manokwari.
Program ini diharapkan menjadi model percontohan pembenihan jagung bagi wilayah lain di Papua Barat. Melalui pengembangan benih secara mandiri, daerah dapat memiliki cadangan benih yang berkelanjutan sehingga tidak lagi bergantung sepenuhnya pada pasokan dari luar daerah.

Dalam kesempatan itu juga diperkenalkan konsep single replanting atau tanam sisip, yaitu penanaman kembali sebelum masa panen selesai. Metode ini bertujuan meningkatkan efisiensi lahan, mempercepat siklus produksi, menekan pertumbuhan gulma, menjaga kelembaban tanah, serta mengurangi biaya operasional pertanian.

Wakapolda Papua Barat menyampaikan bahwa pengembangan sektor pertanian harus didukung dengan perencanaan yang matang. Oleh karena itu, diperlukan pendataan menyeluruh terkait luas lahan potensial, jumlah kelompok tani, serta kebutuhan benih di setiap distrik agar program pengembangan jagung dapat berjalan secara terukur dan berkelanjutan.

Plt. Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol. Gadug Kurniawan, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa keterlibatan Polda Papua Barat dalam mendukung sektor pertanian merupakan wujud sinergi Polri bersama pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Program penangkaran benih jagung dan pembangunan fasilitas pendukung seperti gudang pengering merupakan langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas pertanian serta kemandirian benih di Papua Barat. Polda Papua Barat siap mendukung berbagai program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mewujudkan swasembada pangan,” ujarnya.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, akademisi, dan kelompok tani, diharapkan Kabupaten Manokwari dapat menjadi salah satu pusat pengembangan benih dan produksi jagung yang mampu mendukung ketahanan pangan serta mewujudkan swasembada pangan di Papua Barat.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel konteksnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kabid Dokkes Polda Papua Barat Pastikan Persiapan Autopsi Jenazah Presenter TVRI Papua Barat Yanto Idorway Telah Matang, Pelaksanaan Dijadwalkan Kamis
Tanggapi Isu Tambang Ilegal, Kabid Humas Polda Papua Barat Tegaskan Tidak ada Toleransi bagi Oknum Anggota
Ditlantas dan Bidkeu Polda Papua Barat Raih Predikat WBK Mandiri 2025, Bukti Komitmen Wujudkan Pelayanan Bersih dan Berintegritas
Polda Papua Barat Gelar Taklimat Awal Audit Kinerja Itwasum Polri Tahap II TA 2026 Aspek Pelaksanaan dan Pengendalian
Kapolda Papua Barat Bersama Para PJU Laksanakan Latihan Menembak
Polda Papua Barat Gelar Anev PPID Satker Triwulan I Tahun 2026
Kapolda Papua Barat Pimpin Nonton Bareng Semifinal Piala Dunia FIFA 2026 Bersama PJU dan Personel Satbrimob Polda Papua Barat
Pesan-Pesan Kamtibmas di Gaungkan dalam Acara HARLAH IKASWARA ke-19 Oleh Kabid Humas
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:55 WIB

Kabid Dokkes Polda Papua Barat Pastikan Persiapan Autopsi Jenazah Presenter TVRI Papua Barat Yanto Idorway Telah Matang, Pelaksanaan Dijadwalkan Kamis

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:44 WIB

Tanggapi Isu Tambang Ilegal, Kabid Humas Polda Papua Barat Tegaskan Tidak ada Toleransi bagi Oknum Anggota

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:21 WIB

Ditlantas dan Bidkeu Polda Papua Barat Raih Predikat WBK Mandiri 2025, Bukti Komitmen Wujudkan Pelayanan Bersih dan Berintegritas

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:15 WIB

Polda Papua Barat Gelar Taklimat Awal Audit Kinerja Itwasum Polri Tahap II TA 2026 Aspek Pelaksanaan dan Pengendalian

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:43 WIB

Kapolda Papua Barat Bersama Para PJU Laksanakan Latihan Menembak

Berita Terbaru