Tokoh Adat Pegunungan Bintang Ajak Masyarakat Tetap Tenang dan Percayakan Proses Hukum Pasca Penangkapan DPO KKB

- Penulis

Jumat, 24 April 2026 - 10:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pegunungan Bintang – Kamis 23 April 2026, Ketua Harian Dewan Adat Aplim Apom Sibilki Tujuh Sub Suku Kabupaten Pegunungan Bintang, Antonius Uropmabin, mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban, khususnya pasca penangkapan DPO KKB Enos Kakyarmabin serta menjelang momentum 1 Mei 2026.

 

Dalam pernyataannya di Distrik Oksibil, Antonius menegaskan bahwa himbauan yang disampaikan kepada masyarakat bertujuan untuk meredam situasi agar tetap kondusif di tengah berkembangnya berbagai isu yang berpotensi memicu gangguan keamanan. Ia meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar atau bersifat hoaks.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang, tidak terpengaruh oleh isu-isu yang berkembang, serta bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

 

Terkait penangkapan DPO KKB Enos Kakyarmabin dan rekannya, Antonius menyampaikan bahwa masyarakat perlu menyikapi hal tersebut secara bijak serta menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak keamanan. Ia menilai langkah tersebut penting guna menghindari munculnya konflik baru di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Kepala Suku Moni di Paniai Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Jelang Perayaan Paskah

 

“Dalam situasi seperti ini, kita harus percaya dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat keamanan. Jangan sampai kita terprovokasi dan justru memperkeruh keadaan,” tegasnya.

 

Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya telah memberikan pemahaman kepada masyarakat adat terkait pentingnya menjaga stabilitas keamanan, serta tidak terpengaruh oleh ajakan atau isu yang dapat memecah belah persatuan.

 

Selain itu, Antonius berkomitmen untuk menggerakkan seluruh jajaran Dewan Adat Aplim Apom Sibilki agar aktif memberikan himbauan kepada masyarakat, baik menjelang 1 Mei maupun dalam menyikapi dinamika keamanan pasca penangkapan tersebut.

 

“Kami dari Dewan Adat siap mendukung penuh upaya menjaga keamanan di Bumi Aplim Apom. Masyarakat harus tetap tenang, tidak terprovokasi, dan bersama-sama menjaga kedamaian di wilayah ini,” tambahnya.

 

Dengan adanya peran aktif tokoh adat dalam memberikan edukasi dan himbauan, diharapkan situasi di Kabupaten Pegunungan Bintang tetap aman, serta potensi gangguan keamanan dapat diminimalisir, khususnya pasca penangkapan DPO KKB dan menjelang momentum penting yang berpotensi dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu.(RD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel konteksnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kirenius Telenggen: Mari Bersatu Menjaga Keamanan dan Mendukung Pembangunan Puncak Jaya
Kepala Suku Gome Ajak Masyarakat dan TNI-Polri Jaga Keamanan di Kabupaten Puncak
Tokoh Masyarakat Baburia Ajak Warga Keerom Jaga Persatuan dan Kedamaian
Pemuda Adat Papua Imbau Warga Jaga Kamtibmas Usai Insiden Bendera di USTJ Jayapura
Menyambut Nataru, Kepala Suku Jayawijaya di Keerom Serukan Perdamaian dan Produktivitas Warga
Menjaga Asa Damai dari Tapal Batas RI-PNG, Tokoh Adat Keerom Serukan Masyarakat Papua Bersatu
Kepala Suku Moni Ajak Masyarakat Paniai Jaga Kamtibmas dan Waspadai Potensi Gangguan Keamanan
Ketua LMA Papua Pegunungan Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Jelang Kunjungan Menko Polkam di Wamena
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Kepala Suku Gome Ajak Masyarakat dan TNI-Polri Jaga Keamanan di Kabupaten Puncak

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Tokoh Masyarakat Baburia Ajak Warga Keerom Jaga Persatuan dan Kedamaian

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:18 WIB

Pemuda Adat Papua Imbau Warga Jaga Kamtibmas Usai Insiden Bendera di USTJ Jayapura

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:17 WIB

Menyambut Nataru, Kepala Suku Jayawijaya di Keerom Serukan Perdamaian dan Produktivitas Warga

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:16 WIB

Menjaga Asa Damai dari Tapal Batas RI-PNG, Tokoh Adat Keerom Serukan Masyarakat Papua Bersatu

Berita Terbaru