Kepala Suku Mee Papua Tengah Serukan Warga Tidak Terprovokasi dan Jaga Persatuan

- Penulis

Selasa, 3 Maret 2026 - 21:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Selasa 03 Maret 2026 – Kepala Suku Mee wilayah Meepago Provinsi Papua Tengah, Melkias Keiya, mengimbau seluruh masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu provokatif yang berpotensi mengganggu stabilitas di Kabupaten Nabire.

Dalam pernyataannya, Melkias Keiya menekankan pentingnya sikap bijak dalam menyikapi dinamika yang berkembang di Papua Tengah. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak terprovokasi oleh informasi negatif yang dapat merusak persatuan dan ketenangan hidup bersama.

“Jangan terprovokasi terhadap hal-hal negatif yang dapat menghancurkan kehidupan kita di Papua Tengah. Lebih baik kita hidup tenang, damai, dan fokus membangun daerah ini,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga mengimbau masyarakat yang hendak melakukan perjalanan di jalur Trans Nabire–Paniai agar selalu berhati-hati dan mengantisipasi kondisi keamanan sebelum berangkat. Selain itu, ia meminta warga untuk mewaspadai berbagai isu provokatif yang beredar, termasuk isu-isu yang berkembang di wilayah Kapiraya.

Baca Juga:  Tokoh Pemuda Papua Pegunungan Tekankan Pentingnya Menjaga Kerukunan Sosial

Secara tidak langsung, Melkias menegaskan bahwa masyarakat pesisir maupun pegunungan harus bersatu tanpa membedakan latar belakang. Menurutnya, Papua Tengah merupakan rumah bersama yang harus dibangun dengan semangat persaudaraan dan kebersamaan.

“Mari kita sebagai warga Indonesia yang berdomisili di Papua Tengah, baik dari pesisir maupun gunung, bersama-sama mendukung program pemerintah demi membangun Papua Tengah yang sejahtera, damai, dan mandiri,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab serta terus menjaga kerukunan antarwarga. Stabilitas keamanan, menurutnya, menjadi faktor utama agar pembangunan dapat berjalan lancar dan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman.

Sebagai Kepala Suku Mee wilayah Meepago, Melkias Keiya dinilai memiliki pengaruh kuat di tengah masyarakat adat Papua Tengah. Himbauan yang disampaikannya diharapkan mampu memperkuat kesadaran bersama antar masyarakat dalam menjaga situasi tetap kondusif di wilayah Provinsi Papua Tengah.(rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel konteksnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tokoh Masyarakat Papua Serukan Persatuan dan Kedamaian Menjelang 1 Juli
Wakil Ketua II MRP Max Ohee Dukung PSN, Ajak Masyarakat Jaga Stabilitas Papua
Kepala Suku Mee Nabire Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian dan Dukung Stabilitas Keamanan Dan Ketertiban di Papua Tengah
Ketua Kamar Adat Pengusaha Papua Ajak Masyarakat Dukung Pembangunan dan Jaga Persatuan di Tanah Papua
Kepala Suku Besar Moni Ajak Masyarakat Papua Jaga Perdamaian dan Tidak Terprovokasi Isu Separatisme
Tokoh Pemuda Takabera Ajak Semua Pihak Jaga Kondusivitas di Tembagapura
Kepala Suku Besar Meepago Imbau Masyarakat Tidak Terprovokasi Isu Negatif Jelang 1 Juli
Tokoh Adat Tabi Tolak Aksi Anarkis, Serukan Jayapura Tetap Damai dan Harmonis
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 19:26 WIB

Tokoh Masyarakat Papua Serukan Persatuan dan Kedamaian Menjelang 1 Juli

Minggu, 28 Juni 2026 - 21:54 WIB

Wakil Ketua II MRP Max Ohee Dukung PSN, Ajak Masyarakat Jaga Stabilitas Papua

Kamis, 25 Juni 2026 - 06:54 WIB

Kepala Suku Mee Nabire Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian dan Dukung Stabilitas Keamanan Dan Ketertiban di Papua Tengah

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:53 WIB

Ketua Kamar Adat Pengusaha Papua Ajak Masyarakat Dukung Pembangunan dan Jaga Persatuan di Tanah Papua

Senin, 22 Juni 2026 - 18:39 WIB

Kepala Suku Besar Moni Ajak Masyarakat Papua Jaga Perdamaian dan Tidak Terprovokasi Isu Separatisme

Berita Terbaru