Fransiskus Kemong: Keamanan Kondusif Kunci Pembangunan di Mimika

- Penulis

Selasa, 27 Januari 2026 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Timika – Tokoh Intelektual sekaligus Tokoh Pemuda Suku Amungme Kabupaten Mimika, Fransiskus Kemong, menyatakan dukungan penuh terhadap tugas Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Mimika.

Menurutnya, peran aparat keamanan sangat penting dalam menciptakan situasi kondusif demi kelancaran pembangunan di daerah tersebut. Hal itu disampaikan Fransiskus Kemong pada Selasa (27/01). Ia mengungkapkan bahwa Kabupaten Mimika kerap menghadapi berbagai konflik sosial di tengah masyarakat.

Salah satu konflik yang sempat mencuat terjadi di Distrik Kwamki Narama beberapa waktu lalu. Namun demikian, ia menilai konflik tersebut dapat diselesaikan dengan baik melalui pendekatan dialog dan peran aktif aparat keamanan, sehingga situasi kembali kondusif.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pengalaman ini menunjukkan bahwa ketika semua pihak, termasuk aparat keamanan dan masyarakat, bekerja sama, maka setiap permasalahan dapat diselesaikan secara damai,” ujarnya.

Fransiskus menegaskan pentingnya dukungan masyarakat terhadap aparat keamanan dalam menjalankan tugasnya. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi dan tetap menjaga persatuan serta kedamaian di Tanah Papua, khususnya di Kabupaten Mimika.

Baca Juga:  Tokoh Gereja Lanny Jaya Ajak Masyarakat Bersatu Jaga Stabilitas Keamanan

“Amolongo Nimao Witimi Saipa, saya selaku Tokoh Intelektual dan Tokoh Pemuda mengajak seluruh masyarakat di Kabupaten Mimika untuk mendukung dan meningkatkan segala upaya aparat keamanan dalam menjaga kedamaian di tanah ini,” tutur Fransiskus.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kondisi keamanan yang stabil akan memberikan dampak positif bagi percepatan pembangunan. Menurutnya, kedamaian yang terjaga dengan baik akan membuka ruang bagi pembangunan infrastruktur yang merata, tidak hanya di wilayah pesisir tetapi juga hingga ke daerah pegunungan di Tanah Papua.

“Kedamaian adalah kunci utama pembangunan. Jika situasi aman dan kondusif, maka pembangunan dapat berjalan lancar dan manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat,” pungkasnya.(rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel konteksnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ely Dolame Ajak Masyarakat Mimika Jaga Kamtibmas dan Tidak Terprovokasi Isu Hoaks
Kirenius Telenggen: Mari Bersatu Menjaga Keamanan dan Mendukung Pembangunan Puncak Jaya
Kepala Suku Gome Ajak Masyarakat dan TNI-Polri Jaga Keamanan di Kabupaten Puncak
Tokoh Masyarakat Baburia Ajak Warga Keerom Jaga Persatuan dan Kedamaian
Pemuda Adat Papua Imbau Warga Jaga Kamtibmas Usai Insiden Bendera di USTJ Jayapura
Menyambut Nataru, Kepala Suku Jayawijaya di Keerom Serukan Perdamaian dan Produktivitas Warga
Menjaga Asa Damai dari Tapal Batas RI-PNG, Tokoh Adat Keerom Serukan Masyarakat Papua Bersatu
Kepala Suku Moni Ajak Masyarakat Paniai Jaga Kamtibmas dan Waspadai Potensi Gangguan Keamanan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:46 WIB

Ely Dolame Ajak Masyarakat Mimika Jaga Kamtibmas dan Tidak Terprovokasi Isu Hoaks

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:12 WIB

Kirenius Telenggen: Mari Bersatu Menjaga Keamanan dan Mendukung Pembangunan Puncak Jaya

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Kepala Suku Gome Ajak Masyarakat dan TNI-Polri Jaga Keamanan di Kabupaten Puncak

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Tokoh Masyarakat Baburia Ajak Warga Keerom Jaga Persatuan dan Kedamaian

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:18 WIB

Pemuda Adat Papua Imbau Warga Jaga Kamtibmas Usai Insiden Bendera di USTJ Jayapura

Berita Terbaru