Ketua Adat Lapago Kota Jayapura Peringatkan TPN-OPM Agar Tidak Libatkan Warga Sipil

- Penulis

Senin, 19 Januari 2026 - 19:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura – Ketua Adat Lapago Kota Jayapura Provinsi Papua, Agus Rawa Kogoya, menyampaikan peringatan tegas kepada kelompok TPN-OPM yang beroperasi di seluruh wilayah Papua agar menghentikan aksi-aksi kekerasan yang menyasar masyarakat sipil, Kamis (19/01).

Agus menegaskan bahwa perjuangan Papua Merdeka seharusnya dilakukan secara bertanggung jawab dan tidak dengan cara mengorbankan masyarakat sipil, terlebih masyarakat Orang Asli Papua (OAP) yang tidak memiliki keterlibatan apa pun dalam konflik bersenjata.

“Perjuangan apa pun harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab. Aksi yang mencelakai masyarakat yang tidak bersalah bukanlah perjuangan. Apalagi korban-korban yang jatuh justru banyak berasal dari masyarakat OAP itu sendiri,” tegas Agus Rawa Kogoya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, setiap bentuk perjuangan tetap memiliki batasan dan harus menghormati aturan serta nilai-nilai Hak Asasi Manusia (HAM). Ia menekankan bahwa masyarakat sipil yang tidak bersenjata bukanlah lawan dalam perjuangan apa pun.

“Kalau mengatasnamakan perjuangan, maka harus tahu batas dan aturan. Lawan dari perjuangan bersenjata bukanlah masyarakat sipil yang tidak memiliki senjata dan hanya ingin hidup dengan aman,” ujarnya.

Baca Juga:  Kepala Suku Besar Puncak Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas Wilayah Ilaga

Agus juga menyoroti secara khusus sejumlah peristiwa kekerasan yang terjadi di Kabupaten Yahukimo, di mana banyak korban berjatuhan dari kalangan masyarakat sipil yang tidak bersalah. Ia menilai kejadian tersebut menjadi peringatan serius bagi semua pihak agar tidak lagi mengulang tindakan serupa.

“Apa yang terjadi di Yahukimo harus menjadi pelajaran bersama. Banyak masyarakat sipil menjadi korban, dan ini sangat melukai hati kami sebagai masyarakat adat Papua,” katanya.

Oleh karena itu, Agus Rawa Kogoya mengimbau TPN-OPM agar menghentikan segala bentuk kekerasan terhadap warga sipil dan tidak menjadikan rakyat Papua sebagai korban dalam konflik berkepanjangan.

“Kami menghimbau dengan tegas agar tidak lagi mengganggu, menyakiti, apalagi menghilangkan nyawa masyarakat sipil. Jika benar berjuang untuk Papua, maka lindungilah rakyat Papua, bukan sebaliknya,” pungkasnya.(rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel konteksnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kirenius Telenggen: Mari Bersatu Menjaga Keamanan dan Mendukung Pembangunan Puncak Jaya
Kepala Suku Gome Ajak Masyarakat dan TNI-Polri Jaga Keamanan di Kabupaten Puncak
Tokoh Masyarakat Baburia Ajak Warga Keerom Jaga Persatuan dan Kedamaian
Pemuda Adat Papua Imbau Warga Jaga Kamtibmas Usai Insiden Bendera di USTJ Jayapura
Menyambut Nataru, Kepala Suku Jayawijaya di Keerom Serukan Perdamaian dan Produktivitas Warga
Menjaga Asa Damai dari Tapal Batas RI-PNG, Tokoh Adat Keerom Serukan Masyarakat Papua Bersatu
Kepala Suku Moni Ajak Masyarakat Paniai Jaga Kamtibmas dan Waspadai Potensi Gangguan Keamanan
Ketua LMA Papua Pegunungan Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Jelang Kunjungan Menko Polkam di Wamena
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Kepala Suku Gome Ajak Masyarakat dan TNI-Polri Jaga Keamanan di Kabupaten Puncak

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Tokoh Masyarakat Baburia Ajak Warga Keerom Jaga Persatuan dan Kedamaian

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:18 WIB

Pemuda Adat Papua Imbau Warga Jaga Kamtibmas Usai Insiden Bendera di USTJ Jayapura

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:17 WIB

Menyambut Nataru, Kepala Suku Jayawijaya di Keerom Serukan Perdamaian dan Produktivitas Warga

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:16 WIB

Menjaga Asa Damai dari Tapal Batas RI-PNG, Tokoh Adat Keerom Serukan Masyarakat Papua Bersatu

Berita Terbaru