Manokwari – Dalam rangka mendukung Program 8 Quick Wins 1.3 Polisi Peduli Pengangguran (Poliran), Direktorat Pembinaan Masyarakat (Polri) Polda Papua Barat melaksanakan kegiatan pembinaan dan penyampaian pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada masyarakat di Kampung Arfai dan sekitarnya, Kamis (22/10/2026).
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya warga yang belum memiliki pekerjaan maupun masyarakat yang ingin meningkatkan keterampilan dan mengembangkan usaha secara mandiri. Melalui program Poliran, Polri berupaya mendorong tumbuhnya semangat produktivitas, kemandirian ekonomi, kepedulian sosial, serta kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
Pelaksanaan kegiatan tersebut melibatkan personel Polri(Polda Papua Barat), yakni Ipda Sudirin, Brigpol Beatrix T. Buramy, S.H., Brigpol Aris Wibowo, Briptu M. Rifaldi, dan Bripda Dicka Andi Ramadhan. Para personel hadir untuk membangun komunikasi secara langsung dengan masyarakat sekaligus memberikan motivasi agar warga terus mengembangkan potensi diri dan memanfaatkan peluang positif yang tersedia di lingkungan sekitar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam penyampaian materi kegiatan personel Polri(Polda Papua Barat), mengajak masyarakat agar tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan ekonomi, terutama bagi warga yang belum mendapatkan pekerjaan. Kondisi tersebut diharapkan tidak menjadi penghalang untuk terus berusaha, melainkan menjadi motivasi untuk meningkatkan kemampuan, menggali potensi diri, serta mencari peluang usaha yang dapat dikembangkan secara mandiri.
Masyarakat juga didorong untuk meningkatkan kompetensi melalui berbagai program pelatihan keterampilan yang tersedia, baik melalui Balai Latihan Kerja (BLK), lembaga pelatihan, maupun fasilitas pendidikan keterampilan lainnya. Beberapa bidang yang dapat dikembangkan antara lain pengelasan, kelistrikan, otomotif, perbengkelan, pertanian hidroponik, perikanan, kerajinan tangan, hingga kewirausahaan digital yang memiliki peluang untuk mendukung peningkatan pendapatan masyarakat.
(Polri) Polda Papua Barat menekankan bahwa keterampilan merupakan salah satu modal penting untuk memasuki dunia kerja maupun membangun usaha secara mandiri. Oleh karena itu, masyarakat, khususnya generasi muda, diharapkan dapat memanfaatkan waktu secara produktif, mengikuti kegiatan pelatihan yang sesuai dengan minat dan kemampuan, serta mengembangkan usaha berdasarkan potensi ekonomi lokal.
Selain mendorong kemandirian ekonomi, kegiatan ini juga menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat, pemerintah daerah, lembaga pelatihan, dunia usaha, tokoh masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan. Kerja sama tersebut diharapkan dapat membuka lebih banyak kesempatan kerja, memperluas akses terhadap pelatihan keterampilan, serta mendorong tumbuhnya usaha produktif yang berdampak positif terhadap kesejahteraan keluarga dan masyarakat.
Dalam aspek pemeliharaan kamtibmas, personel Polri (polda PapuaBaart). mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan kesulitan ekonomi maupun kondisi belum bekerja sebagai alasan untuk melakukan tindakan yang melanggar hukum. Warga, khususnya generasi muda, diimbau menjauhi penyalahgunaan narkoba, konsumsi minuman keras yang berpotensi memicu gangguan keamanan, perjudian, serta berbagai bentuk tindak kriminalitas yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar.
Masyarakat juga diajak untuk meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan, menjaga hubungan baik antarwarga, serta membangun kebiasaan menyelesaikan persoalan melalui komunikasi dan musyawarah. Apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas atau tindak pidana, masyarakat diharapkan segera melaporkannya kepada pihak kepolisian agar dapat ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dalam kesempatan tersebut, Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Trihadi Kuncahyo, A.Md., S.E., turut menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat Kampung Arfai dan sekitarnya. Kabid Humas mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung program-program Polri yang berorientasi pada kepedulian sosial, peningkatan kesejahteraan, serta penguatan kemitraan antara kepolisian dan masyarakat.
Kabid Humas menegaskan bahwa persoalan pengangguran membutuhkan perhatian dan kerja sama berbagai pihak. Masyarakat diharapkan terus meningkatkan keterampilan, memanfaatkan kesempatan pelatihan, serta mengembangkan kegiatan produktif sesuai dengan potensi yang dimiliki. Dengan semangat saling mendukung, diharapkan masyarakat dapat membangun kemandirian ekonomi sekaligus menciptakan lingkungan sosial yang lebih positif dan harmonis.
Selain itu, Kabid Humas mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama yang beredar melalui media sosial. Warga diminta untuk selalu memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya, menjaga toleransi, memperkuat persatuan dan kesatuan, serta membangun komunikasi yang baik dengan aparat keamanan guna mencegah timbulnya kesalahpahaman dan gangguan kamtibmas.
“Jangan biarkan keterbatasan ekonomi dan belum adanya pekerjaan mendorong kita melakukan tindakan yang dapat merusak masa depan. Mari tingkatkan keterampilan, manfaatkan peluang yang ada, saling mendukung, dan bersama-sama menjaga keamanan serta kedamaian di lingkungan kita,” pesan Kabid Humas Polda Papua Barat.

























