Tokoh Masyarakat Kampung Baburia Keerom Tegaskan Komitmen Jaga Kedamaian Papua: Tolak Adu Domba, Perkuat NKRI

- Penulis

Selasa, 8 September 2026 - 17:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keerom – Kepala Suku sekaligus Tokoh Masyarakat Kampung Baburia, Kabupaten Keerom, Dius Tabuni, menegaskan komitmen masyarakatnya untuk menjaga kedamaian di wilayah Papua.

Ia menyampaikan apresiasi atas terwujudnya situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di Kabupaten Keerom, yang merupakan daerah perbatasan NKRI dengan Papua Nugini.

Dius Tabuni menekankan bahwa stabilitas tersebut dapat terjaga berkat kolaborasi erat antara aparat keamanan, tokoh agama, tokoh pemuda, dan tokoh masyarakat. Para tokoh adat dan masyarakat, katanya, bersikap tegas menolak segala bentuk adu domba yang dapat memecah belah persatuan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Masyarakat Keerom lebih diarahkan untuk fokus pada kegiatan produktif, khususnya sektor pertanian dan ketahanan pangan,” ujar Dius Tabuni pada Selasa, 8 September 2026.

Kegiatan seperti pembukaan lahan, penanaman jagung, serta pengembangan tanaman pangan dinilai mampu memberdayakan masyarakat sekaligus menjaga aktivitas warga tetap positif dan konstruktif.

Baca Juga:  Rafael Victor Tibul Serukan Pemuda Papua Bersatu Jaga Kondusivitas Kota Jayapura

Ia juga berharap pembangunan di Kabupaten Keerom terus ditingkatkan dan dilaksanakan secara sungguh-sungguh.

Dius Tabuni meminta seluruh pihak, termasuk aparat keamanan, turut mendukung terciptanya pembangunan yang meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan membawa perubahan positif bagi Keerom.

Terkait persatuan, Dius Tabuni menegaskan komitmen masyarakat Keerom, Papua, untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Keberagaman masyarakat yang berasal dari berbagai wilayah dan kelompok suku, termasuk masyarakat pegunungan maupun Tabi yang bermukim di Keerom, merupakan bagian dari kekuatan daerah yang harus dijaga melalui semangat Bhinneka Tunggal Ika.

Peta Dius Tabuni mengungkapkan, kunci utama kedamaian di Keerom adalah keberanian dan kecepatan seluruh elemen dalam merespons serta menyelesaikan setiap potensi konflik di lapangan.

Sinergi responsif antara Pemerintah, Polri, hingga para Kepala Suku terbukti efektif meredam persoalan secara kekeluargaan dan profesional sebelum permasalahan membesar.(rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel konteksnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ely Dolame Ajak Masyarakat Mimika Jaga Kamtibmas dan Tidak Terprovokasi Isu Hoaks
Kirenius Telenggen: Mari Bersatu Menjaga Keamanan dan Mendukung Pembangunan Puncak Jaya
Kepala Suku Gome Ajak Masyarakat dan TNI-Polri Jaga Keamanan di Kabupaten Puncak
Tokoh Masyarakat Baburia Ajak Warga Keerom Jaga Persatuan dan Kedamaian
Pemuda Adat Papua Imbau Warga Jaga Kamtibmas Usai Insiden Bendera di USTJ Jayapura
Menyambut Nataru, Kepala Suku Jayawijaya di Keerom Serukan Perdamaian dan Produktivitas Warga
Menjaga Asa Damai dari Tapal Batas RI-PNG, Tokoh Adat Keerom Serukan Masyarakat Papua Bersatu
Kepala Suku Moni Ajak Masyarakat Paniai Jaga Kamtibmas dan Waspadai Potensi Gangguan Keamanan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:46 WIB

Ely Dolame Ajak Masyarakat Mimika Jaga Kamtibmas dan Tidak Terprovokasi Isu Hoaks

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:12 WIB

Kirenius Telenggen: Mari Bersatu Menjaga Keamanan dan Mendukung Pembangunan Puncak Jaya

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Kepala Suku Gome Ajak Masyarakat dan TNI-Polri Jaga Keamanan di Kabupaten Puncak

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Tokoh Masyarakat Baburia Ajak Warga Keerom Jaga Persatuan dan Kedamaian

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:18 WIB

Pemuda Adat Papua Imbau Warga Jaga Kamtibmas Usai Insiden Bendera di USTJ Jayapura

Berita Terbaru