Charles Kossay: Jangan Jadi Penonton, Lawan Provokasi Medsos dengan Karya Nyata

- Penulis

Senin, 15 Juni 2026 - 08:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura – Tokoh muda Papua Pegunungan, Charles Kossay, menyerukan agar seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda, bersatu mendukung pembangunan komprehensif di tanah Papua. Ia menegaskan pentingnya menolak narasi provokatif di media sosial dan beralih menjadi pelaku aktif dalam kemajuan daerah.

Dalam keterangannya hari ini, Charles menekankan bahwa pembangunan di Papua harus berjalan merata tanpa pilih kasih. Menurutnya, pemerintah pusat dan daerah perlu memastikan semua wilayah berkembang beriringan sehingga tidak ada masyarakat yang merasa terabaikan atau dilewati.

“Pembangunan di segala bidang perlu dilaksanakan dan didukung oleh semua lapisan masyarakat. Khusus untuk tanah Papua, semua harus berjalan bersama sehingga tidak ada yang merasa dilewati,” ujar Charles.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga mengingatkan bahaya isu-isu yang sengaja dihembuskan untuk memecah belah persatuan. Charles mengajak semua pihak untuk tidak terpancing emosi yang dapat memicu konflik horizontal, karena pada akhirnya kerugian akan kembali kepada masyarakat Papua sendiri.

“Jangan terpecah belah karena isu yang sengaja dilempar untuk membuat kita saling marah bahkan saling serang. Pada akhirnya kita yang dirugikan,”tegasnya, Sabtu (13/6/2026) malam.

Baca Juga:  Kepala Suku Besar Paniai Ajak Masyarakat Dukung Kepolisian Jaga Keamanan Daerah

Terkait peran generasi muda, Charles menyoroti pentingnya transformasi dari sekadar penonton menjadi kontributor nyata. Ia mendorong pemuda Papua untuk mengisi proses pembangunan dengan karya dan prestasi, serta memandang perbedaan sebagai kekayaan budaya, bukan sumber perpecahan.*

“Harapan saya kepada teman-teman pemuda di tanah Papua, agar bisa mengisi pembangunan ini, jangan jadi penonton. Mari berkarya dan berkontribusi dalam kemajuan bersama. Perbedaan bukan tantangan, tapi warna dalam kehidupan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Charles mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan sebagai fondasi masa depan Papua yang lebih baik. Ia juga meminta agar narasi provokatif yang beredar di media sosial tidak lagi ditanggapi, melainkan diganti dengan fokus pada pembelajaran dan kebersamaan.

“Mari jaga kebersamaan dalam membangun Papua yang lebih maju. Tingkatkan SDM dengan belajar giat agar cita-cita tercapai. Jadikan Papua masa depan jauh lebih baik dari masa kini,” pungkas Charles. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel konteksnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Julles Ongge: Asrama Mahasiswa Harus Jadi Pusat Pembinaan, Bukan Ruang Provokasi
Jelang HUT RI, Warga Kabupaten Puncak Diimbau Waspada Provokasi
Ketua LMA Yahukimo Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas Jelang HUT RI ke-81
Kepala Suku Besar Puncak Dorong Seluruh Elemen Masyarakat Bersatu Menjaga Stabilitas Keamanan
Sikapi Informasi Dengan Bijak, Tokoh Pemuda Papua Imbau Jangan Terprovokasi
Tokoh Pemuda Adat Tabi Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian dan Tidak Terprovokasi Isu yang Memecah Belah
Tokoh Perempuan Kampung Waa Banti Ingatkan Pentingnya Menjaga Keamanan Demi Kesejahteraan Masyarakat
Jaga Puncak Jaya Tetap Aman! Tokoh Pemuda Mitinus Telenggen Ajak Warga Tolak Provokasi, Dukung Pembangunan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:05 WIB

Julles Ongge: Asrama Mahasiswa Harus Jadi Pusat Pembinaan, Bukan Ruang Provokasi

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:32 WIB

Jelang HUT RI, Warga Kabupaten Puncak Diimbau Waspada Provokasi

Senin, 27 Juli 2026 - 20:30 WIB

Ketua LMA Yahukimo Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas Jelang HUT RI ke-81

Senin, 27 Juli 2026 - 20:29 WIB

Kepala Suku Besar Puncak Dorong Seluruh Elemen Masyarakat Bersatu Menjaga Stabilitas Keamanan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:38 WIB

Sikapi Informasi Dengan Bijak, Tokoh Pemuda Papua Imbau Jangan Terprovokasi

Berita Terbaru