Tokoh Pemuda Tembagapura Soroti Dampak Sosial Pasca Operasi Penindakan di Kali Kabur

- Penulis

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tembagapura – Kamis, 14 Mei 2026, Tokoh Pemuda Kampung Banti Distrik Tembagapura, Eli Dolame, menyampaikan perkembangan situasi masyarakat pasca operasi penindakan terhadap kelompok kriminal bersenjata oleh Tim Rajawali V di lokasi pendulangan Kali Kabur Tembagapura pada 7 Mei 2026 lalu. Dalam penyampaiannya, Eli Dolame menyoroti dampak sosial dan psikologis yang dirasakan masyarakat akibat kejadian tersebut, khususnya warga yang bermukim dan beraktivitas di sepanjang area pendulangan tradisional Kali Kabur.

Menurutnya, pasca kejadian tersebut sebagian besar masyarakat mengalami trauma dan ketakutan karena adanya korban luka-luka maupun meninggal dunia. Kondisi tersebut menyebabkan banyak masyarakat memilih meninggalkan lokasi pendulangan dan mengungsi sementara ke kampung-kampung terdekat. Hingga saat ini, sebagian warga disebut masih belum berani kembali melakukan aktivitas mendulang emas karena khawatir terjadi gangguan keamanan serupa di lokasi pendulangan Kali Kuluk hingga Uyawin.

Eli Dolame menjelaskan bahwa mayoritas masyarakat yang berada di area pendulangan merupakan warga sipil yang menggantungkan kebutuhan hidup sehari-hari dari aktivitas mendulang emas di Kali Kabur. Oleh sebab itu, situasi keamanan yang tidak stabil sangat berdampak terhadap kondisi ekonomi masyarakat di Distrik Tembagapura.

“Saya mengajak seluruh tokoh masyarakat, tokoh adat dan aparat keamanan untuk terus membangun komunikasi yang baik demi menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Saya berharap dalam setiap pelaksanaan penegakan hukum maupun operasi keamanan di wilayah Tembagapura dapat dilakukan secara terukur dan memperhatikan keberadaan masyarakat sipil agar tidak kembali menimbulkan korban dari warga yang hanya mencari nafkah di lokasi pendulangan,” ucap Eli Dolame.

Eli Dolame juga mengimbau agar masyarakat sipil tidak disamaratakan dengan Kelompok Kriminal Bersenjata, karena sebagian besar masyarakat di Tembagapura hanya beraktivitas untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga mereka. Menurutnya, kerja sama seluruh pihak sangat diperlukan guna menjaga stabilitas keamanan sekaligus memulihkan kondisi sosial masyarakat pasca kejadian di Kali Kabur.

Secara umum situasi di Distrik Tembagapura masih dalam keadaan aman dan kondusif, namun aktivitas masyarakat di lokasi pendulangan tradisional Kali Kabur belum sepenuhnya pulih akibat masih adanya rasa trauma dan kekhawatiran di tengah masyarakat pasca operasi penindakan tersebut.(rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel konteksnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kirenius Telenggen: Mari Bersatu Menjaga Keamanan dan Mendukung Pembangunan Puncak Jaya
Kepala Suku Gome Ajak Masyarakat dan TNI-Polri Jaga Keamanan di Kabupaten Puncak
Tokoh Masyarakat Baburia Ajak Warga Keerom Jaga Persatuan dan Kedamaian
Pemuda Adat Papua Imbau Warga Jaga Kamtibmas Usai Insiden Bendera di USTJ Jayapura
Menyambut Nataru, Kepala Suku Jayawijaya di Keerom Serukan Perdamaian dan Produktivitas Warga
Menjaga Asa Damai dari Tapal Batas RI-PNG, Tokoh Adat Keerom Serukan Masyarakat Papua Bersatu
Kepala Suku Moni Ajak Masyarakat Paniai Jaga Kamtibmas dan Waspadai Potensi Gangguan Keamanan
Ketua LMA Papua Pegunungan Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Jelang Kunjungan Menko Polkam di Wamena
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Kepala Suku Gome Ajak Masyarakat dan TNI-Polri Jaga Keamanan di Kabupaten Puncak

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Tokoh Masyarakat Baburia Ajak Warga Keerom Jaga Persatuan dan Kedamaian

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:18 WIB

Pemuda Adat Papua Imbau Warga Jaga Kamtibmas Usai Insiden Bendera di USTJ Jayapura

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:17 WIB

Menyambut Nataru, Kepala Suku Jayawijaya di Keerom Serukan Perdamaian dan Produktivitas Warga

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:16 WIB

Menjaga Asa Damai dari Tapal Batas RI-PNG, Tokoh Adat Keerom Serukan Masyarakat Papua Bersatu

Berita Terbaru