Jhon Maurits Suebu selaku Tokoh Adat Sentani Ajak Masyarakat Tidak Terprovokasi Aksi 1 Mei yang Diklaim sebagai Hari Aneksasi

- Penulis

Senin, 20 April 2026 - 19:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Peringatan Hari Aneksasi Papua merupakan peristiwa terjadinya pengalihan/integrasi kekuasaan wilayah Papua Barat dari UNTEA (otoritas PBB) ke Indonesia atau Integrasi Papua ke dalam NKRI. Namun demikian, narasi tersebut dianggap sebagai pengalihan paksa oleh para aktivis dan kelompok pro Papua Merdeka dimana peringatan tersebut akan dilakukan serenta dibeberapa kota di Papua dan luar Papua.

 

Menyikapi polemik ini, Tokoh adat Sentani sekaligus Ketua Aliansi Sentani Bersatu Sejahtera (ASBS), Jhon Maurits Suebu menyerukan agar masyarakat tidak terprovokasi oleh narasi-narasi yang keliru. Konflik hanya akan merugikan masyarakat sendiri dan memperlambat pembangunan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Lebih lanjut, Jhon Maurits Suebu, menyatakan bahwa rakyat Papua saat ini lebih membutuhkan pembangunan, pendidikan, dan kesehatan daripada konflik identitas yang tak kunjung usai. “Saat ini masyarakat Papua membutuhkan ketenangan untuk bekerja, berusaha, dan membangun. Kami menolak segala bentuk ajakan yang memecah belah, dan mendukung program pemerintah yang bertujuan membawa kesejahteraan bagi rakyat Papua,” ungkapnya.

Baca Juga:  Ketua LMA Port Numbay Serukan Kedamaian: Berhenti Rusak Fasilitas Umum dan Sakiti Masyarakat

 

Jhon Maurits Suebu meminta, masyarakat tidak ikut arus oleh ajakan sesat pihak-hak yang tidak bertanggungjawab, yang hanya merugikan diri sendiri dan orang banyak.

 

“Saya imbau semua masyarakat Papua tidak melakukan gerakan tambahan dan ikut-ikut dengan ajakan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang dapat mengorbankan masyarakat,” tambahnya.

 

 

Jhon berharap semua masyarakat di Papua, menjaga kedamaian dan ketentraman tanah yang penuh berkat ini.

 

“Mari kita menjaga bersama situasi kamtibmas di tanah Papua agar Papua aman dan damai dalam mensejahterakan masyarakat Papua,” tandasnya.(rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel konteksnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kirenius Telenggen: Mari Bersatu Menjaga Keamanan dan Mendukung Pembangunan Puncak Jaya
Kepala Suku Gome Ajak Masyarakat dan TNI-Polri Jaga Keamanan di Kabupaten Puncak
Tokoh Masyarakat Baburia Ajak Warga Keerom Jaga Persatuan dan Kedamaian
Pemuda Adat Papua Imbau Warga Jaga Kamtibmas Usai Insiden Bendera di USTJ Jayapura
Menyambut Nataru, Kepala Suku Jayawijaya di Keerom Serukan Perdamaian dan Produktivitas Warga
Menjaga Asa Damai dari Tapal Batas RI-PNG, Tokoh Adat Keerom Serukan Masyarakat Papua Bersatu
Kepala Suku Moni Ajak Masyarakat Paniai Jaga Kamtibmas dan Waspadai Potensi Gangguan Keamanan
Ketua LMA Papua Pegunungan Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Jelang Kunjungan Menko Polkam di Wamena
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Kepala Suku Gome Ajak Masyarakat dan TNI-Polri Jaga Keamanan di Kabupaten Puncak

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Tokoh Masyarakat Baburia Ajak Warga Keerom Jaga Persatuan dan Kedamaian

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:18 WIB

Pemuda Adat Papua Imbau Warga Jaga Kamtibmas Usai Insiden Bendera di USTJ Jayapura

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:17 WIB

Menyambut Nataru, Kepala Suku Jayawijaya di Keerom Serukan Perdamaian dan Produktivitas Warga

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:16 WIB

Menjaga Asa Damai dari Tapal Batas RI-PNG, Tokoh Adat Keerom Serukan Masyarakat Papua Bersatu

Berita Terbaru