Kepala Suku Besar Puncak Tegaskan Larangan Segala Aksi Kekerasan dan Perusakan Fasilitas Umum

- Penulis

Senin, 13 April 2026 - 20:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Puncak – Kepala Suku Besar Kabupaten Puncak, Abelom Kogoya, menyampaikan himbauan tegas kepada seluruh masyarakat serta kelompok bersenjata (KKB) agar tidak lagi melakukan tindakan yang merugikan masyarakat, khususnya aksi kekerasan dan perusakan fasilitas umum di wilayah Puncak.

Dalam pernyataannya di Kampung Kimak, Distrik Ilaga, Senin (13/04/2026), Abelom Kogoya menegaskan bahwa situasi keamanan di Kabupaten Puncak harus dijaga bersama demi keberlangsungan kehidupan masyarakat. Ia secara khusus menyoroti tindakan KKB yang selama ini kerap melakukan aksi pembakaran bangunan dan kekerasan terhadap warga, termasuk tenaga pendidik dan tenaga kesehatan.

“Kami minta dengan tegas kepada KKB agar tidak lagi membunuh masyarakat secara sembarangan, terlebih kepada guru dan tenaga kesehatan yang datang untuk membantu masyarakat. Mereka hadir untuk membangun, bukan untuk disakiti,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Abelom Kogoya juga mengkritisi keras aksi pembakaran fasilitas umum yang dinilai sangat merugikan masyarakat sendiri. Menurutnya, bangunan seperti sekolah, puskesmas, dan fasilitas pemerintah lainnya dibangun untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Puncak, bukan untuk dihancurkan.

“Bangunan yang ada itu untuk masyarakat Puncak. Kalau dibakar, yang rugi kita sendiri. Anak-anak tidak bisa sekolah, masyarakat tidak bisa berobat. Ini tindakan KKB yang sangat merugikan dan tidak berpihak kepada rakyat,” ujarnya.

Baca Juga:  Tokoh Agama Ajak Warga Jayawijaya Jaga Kamtibmas

Ia juga menekankan bahwa pembangunan yang saat ini berjalan di Kabupaten Puncak merupakan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, segala bentuk gangguan, terutama dari KKB, harus dihentikan.

Selain itu, Abelom Kogoya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan wilayah serta mendukung aparat TNI-Polri dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Ia menilai, kolaborasi antara masyarakat dan aparat sangat penting agar aktivitas sosial dan ekonomi dapat berjalan dengan baik.

Himbauan ini disampaikan sebagai bentuk kepedulian tokoh adat terhadap kondisi keamanan di Kabupaten Puncak yang belakangan terganggu oleh aksi-aksi KKB, seperti pembakaran bangunan dan teror terhadap masyarakat. Diharapkan, dengan adanya seruan tegas dari Kepala Suku Besar, tidak ada lagi aksi kekerasan maupun perusakan yang dilakukan oleh KKB, sehingga masyarakat dapat hidup dengan aman dan damai.(RD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel konteksnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kirenius Telenggen: Mari Bersatu Menjaga Keamanan dan Mendukung Pembangunan Puncak Jaya
Kepala Suku Gome Ajak Masyarakat dan TNI-Polri Jaga Keamanan di Kabupaten Puncak
Tokoh Masyarakat Baburia Ajak Warga Keerom Jaga Persatuan dan Kedamaian
Pemuda Adat Papua Imbau Warga Jaga Kamtibmas Usai Insiden Bendera di USTJ Jayapura
Menyambut Nataru, Kepala Suku Jayawijaya di Keerom Serukan Perdamaian dan Produktivitas Warga
Menjaga Asa Damai dari Tapal Batas RI-PNG, Tokoh Adat Keerom Serukan Masyarakat Papua Bersatu
Kepala Suku Moni Ajak Masyarakat Paniai Jaga Kamtibmas dan Waspadai Potensi Gangguan Keamanan
Ketua LMA Papua Pegunungan Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Jelang Kunjungan Menko Polkam di Wamena
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Kepala Suku Gome Ajak Masyarakat dan TNI-Polri Jaga Keamanan di Kabupaten Puncak

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Tokoh Masyarakat Baburia Ajak Warga Keerom Jaga Persatuan dan Kedamaian

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:18 WIB

Pemuda Adat Papua Imbau Warga Jaga Kamtibmas Usai Insiden Bendera di USTJ Jayapura

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:17 WIB

Menyambut Nataru, Kepala Suku Jayawijaya di Keerom Serukan Perdamaian dan Produktivitas Warga

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:16 WIB

Menjaga Asa Damai dari Tapal Batas RI-PNG, Tokoh Adat Keerom Serukan Masyarakat Papua Bersatu

Berita Terbaru