Satgas Daerah Pantau Harga Pangan di Oksibil, Biaya Angkut Udara Picu Kenaikan Harga

- Penulis

Minggu, 8 Maret 2026 - 18:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Satuan Tugas Daerah (Satgasda) Provinsi Papua melakukan pemantauan terhadap kios, outlet, dan toko pangan pengendali inflasi di Kabupaten Pegunungan Bintang. Hasil pemantauan menunjukkan terdapat empat kios pangan yang beroperasi di kawasan Jalan PKT, Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang.

Berdasarkan laporan yang dihimpun, sejumlah komoditas pangan yang dijual di kios tersebut mengalami kenaikan harga. Kenaikan tersebut dipengaruhi oleh tingginya biaya distribusi barang yang sebagian besar masih mengandalkan transportasi udara untuk menjangkau wilayah Pegunungan Bintang.

Beberapa komoditas yang dijual antara lain beras premium seharga Rp40.000 per kilogram. Sementara itu, minyak goreng merek Minyakita dijual dengan harga Rp45.000 per liter. Untuk komoditas gula, pedagang menjual gula kiloan dengan harga Rp40.000 per kilogram.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada komoditas daging, ayam potong dijual dengan harga Rp60.000 per kilogram, sedangkan daging sapi segar mencapai Rp160.000 per kilogram. Harga telur ayam lokal juga tercatat cukup tinggi, yakni Rp115.000 per rak.

Baca Juga:  Satgas Saber Pantau Harga Bahan Pangan di Pasar Hamadi dan Saga Entrop

Selain itu, harga bawang merah dipatok Rp110.000 per kilogram dan bawang putih Rp100.000 per kilogram. Sementara untuk komoditas cabai, cabai rawit dijual Rp100.000 per kilogram dan cabai keriting Rp130.000 per kilogram.

Penanggung jawab kios pangan tersebut adalah Variati Darwis yang tercatat memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) 198302202009091001 dan dapat dihubungi melalui nomor telepon 0823-9907-1804.

Satgasda Provinsi Papua menyatakan bahwa pemantauan terhadap kios pangan pengendali inflasi ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan pasokan serta memantau perkembangan harga bahan pokok di wilayah Pegunungan Bintang. Pemerintah daerah bersama pihak terkait juga terus berupaya menjaga stabilitas harga, meskipun distribusi logistik di wilayah pegunungan masih sangat bergantung pada transportasi udara.(rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel konteksnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Personel Satgas Keladi Sagu Ops Rasaka Cartenz 2026 Berikan Pelayanan Kesehatan kepada Warga di Wamena
Ramadhan Penuh Berkah, Batalyon B Pelopor Tebar Kebaikan Lewat Aksi Berbagi Takjil
Polres Jayapura dan Kelompok Tani Namblong Tanam Jagung, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan
Satgas Saber Pantau Harga Bahan Pangan di Pasar Hamadi dan Saga Entrop
Satreskrim Polres Nduga Cek Harga Bahan Pokok di Kenyam
Satgas Saber Pantau Harga Beras dan Sembako di Ritel Modern Supiori
Polres Mamberamo Tengah Cek Harga Sembako di Pasar Sentral Kobakma
Satgas Pangan Pantau Harga Bahan Pokok di Pasar Putikele Wamena
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:47 WIB

Personel Satgas Keladi Sagu Ops Rasaka Cartenz 2026 Berikan Pelayanan Kesehatan kepada Warga di Wamena

Selasa, 10 Maret 2026 - 03:25 WIB

Ramadhan Penuh Berkah, Batalyon B Pelopor Tebar Kebaikan Lewat Aksi Berbagi Takjil

Selasa, 10 Maret 2026 - 03:25 WIB

Polres Jayapura dan Kelompok Tani Namblong Tanam Jagung, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan

Senin, 9 Maret 2026 - 20:10 WIB

Satgas Saber Pantau Harga Bahan Pangan di Pasar Hamadi dan Saga Entrop

Senin, 9 Maret 2026 - 20:09 WIB

Satreskrim Polres Nduga Cek Harga Bahan Pokok di Kenyam

Berita Terbaru