Tokoh Masyarakat Kimbeli Ajak Warga Tembagapura Jaga Stabilitas Keamanan Pasca Insiden di Jalan Tambang

- Penulis

Minggu, 22 Februari 2026 - 13:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tembagapura, 22 Februari 2026 — Tokoh masyarakat Kampung Kimbeli, Distrik Tembagapura, Derek Alom, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan wilayah pasca insiden pembunuhan anggota Koramil Tembagapura dan perampasan dua pucuk senjata api yang terjadi di kawasan MP 50 Jalan Tambang PT Freeport Indonesia, beberapa waktu lalu.

Dalam keterangannya, Derek Alom menyampaikan keprihatinannya atas peristiwa yang menimbulkan korban jiwa tersebut. Ia menilai kejadian itu menjadi ancaman serius bagi stabilitas keamanan Distrik Tembagapura, khususnya di kawasan pendulangan Kali Kabur yang menjadi sumber mata pencaharian masyarakat.

“Kita semua tentu prihatin dengan kejadian di MP 50 yang menyebabkan korban jiwa. Harapan kami para tokoh gereja, tokoh masyarakat, dan kepala suku harus bergerak bersama untuk kembali menciptakan situasi yang aman di Tembagapura,” ujar Derek Alom.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengungkapkan bahwa dalam beberapa waktu terakhir beredar informasi mengenai keberadaan kelompok bersenjata yang masuk dari wilayah Ilaga maupun Ugimba dan berada di sekitar lokasi pendulangan Kali Kabur, mulai dari Kampung Waa Banti hingga ke area Camp David. Kondisi tersebut, menurutnya, membuat sebagian masyarakat merasa takut untuk beraktivitas.

Derek menegaskan bahwa Tembagapura merupakan tempat masyarakat mencari nafkah sehingga tidak boleh terjadi kekacauan yang dapat mengganggu aktivitas ekonomi warga.

“Tembagapura ini tempat cari makan. Tidak boleh ada kekacauan di sini. Kita sudah pernah merasakan susah pada tahun 2017 saat terjadi gelombang pengungsian ke Timika, banyak masyarakat menderita sakit, kelaparan, bahkan meninggal dunia. Itu jangan sampai terulang lagi,” tegasnya.

Baca Juga:  Tokoh Pemuda Kiwirok Ajak Warga Bersatu Tolak Provokasi Kelompok Tak Bertanggung Jawab

Lebih lanjut, ia menyatakan komitmennya untuk memberikan imbauan kepada masyarakat baik yang tinggal di perkampungan maupun yang beraktivitas di lokasi pendulangan Kali Kabur agar tetap menjaga keamanan dan tidak mudah terprovokasi. Ia juga berencana berkoordinasi dengan para tokoh gereja dan aparat kepolisian setempat guna memperkuat komunikasi serta menjaga kondusivitas wilayah.

“Saya akan terus berkomunikasi dengan para tokoh dan juga aparat agar kita sama-sama menjaga Tembagapura tetap aman dan kondusif,” katanya.

Selain itu, Derek Alom menyampaikan bahwa dirinya akan berupaya menjalin komunikasi dengan pihak-pihak yang masuk dari luar wilayah Tembagapura agar tidak melakukan tindakan yang dapat menimbulkan keresahan masyarakat.

“Kalau masuk ke Tembagapura untuk mencari makan, jangan bikin kekacauan. Masyarakat takut. Kita harus jaga tempat ini karena ini tempat hidup kita bersama,” tambahnya.

Derek Alom dikenal sebagai salah satu tokoh berpengaruh di Kampung Kimbeli yang memiliki kedekatan dengan masyarakat dan pernah terlibat dalam upaya negosiasi pada peristiwa krisis keamanan di wilayah tersebut pada tahun 2017. Pasca insiden terbaru di Jalan Tambang, ia kembali menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan wilayah dan menolak segala bentuk provokasi yang dapat memecah belah persatuan masyarakat.

Dengan adanya peran aktif tokoh masyarakat, diharapkan situasi keamanan di Distrik Tembagapura dapat segera pulih dan aktivitas masyarakat, khususnya di kawasan pendulangan Kali Kabur, dapat berjalan normal kembali.(rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel konteksnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ely Dolame Ajak Masyarakat Mimika Jaga Kamtibmas dan Tidak Terprovokasi Isu Hoaks
Kirenius Telenggen: Mari Bersatu Menjaga Keamanan dan Mendukung Pembangunan Puncak Jaya
Kepala Suku Gome Ajak Masyarakat dan TNI-Polri Jaga Keamanan di Kabupaten Puncak
Tokoh Masyarakat Baburia Ajak Warga Keerom Jaga Persatuan dan Kedamaian
Pemuda Adat Papua Imbau Warga Jaga Kamtibmas Usai Insiden Bendera di USTJ Jayapura
Menyambut Nataru, Kepala Suku Jayawijaya di Keerom Serukan Perdamaian dan Produktivitas Warga
Menjaga Asa Damai dari Tapal Batas RI-PNG, Tokoh Adat Keerom Serukan Masyarakat Papua Bersatu
Kepala Suku Moni Ajak Masyarakat Paniai Jaga Kamtibmas dan Waspadai Potensi Gangguan Keamanan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:46 WIB

Ely Dolame Ajak Masyarakat Mimika Jaga Kamtibmas dan Tidak Terprovokasi Isu Hoaks

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:12 WIB

Kirenius Telenggen: Mari Bersatu Menjaga Keamanan dan Mendukung Pembangunan Puncak Jaya

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Kepala Suku Gome Ajak Masyarakat dan TNI-Polri Jaga Keamanan di Kabupaten Puncak

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Tokoh Masyarakat Baburia Ajak Warga Keerom Jaga Persatuan dan Kedamaian

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:18 WIB

Pemuda Adat Papua Imbau Warga Jaga Kamtibmas Usai Insiden Bendera di USTJ Jayapura

Berita Terbaru