Kepala Suku Besar Ilaga Klarifikasi Pengungsian Warga Kembru di Kabupaten Puncak

- Penulis

Kamis, 12 Februari 2026 - 12:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puncak — Kepala Suku Besar Ilaga, Daibenus Murib, memberikan klarifikasi terkait pengungsian masyarakat Distrik Kembru, Kabupaten Puncak, yang sebelumnya ramai diperbincangkan di media sosial, Kamis (12/02).

Daibenus Murib membenarkan bahwa memang terjadi pengungsian warga dari Distrik Kembru menuju sejumlah wilayah lain, termasuk Distrik Sinak dan Puncak Jaya. Namun, ia menegaskan bahwa perpindahan masyarakat tersebut bukan disebabkan oleh adanya penindakan dari aparat keamanan, sebagaimana isu yang beredar.

“Saya bersama Kepala Suku Kembru, Lembani Kogoya, membenarkan bahwa memang terjadi pengungsian di Distrik Kembru. Tetapi pengungsian itu bukan karena adanya penindakan aparat keamanan. Itu murni atas kemauan masyarakat sendiri,” ujar Daibenus Murib.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, keputusan masyarakat untuk meninggalkan Distrik Kembru dipicu oleh kekhawatiran atas keberadaan kelompok bersenjata yang berada di wilayah tersebut. Kondisi tersebut menimbulkan rasa takut di tengah masyarakat, sehingga para kepala suku dan tokoh masyarakat setempat berinisiatif mengajak warga untuk sementara waktu meninggalkan kampung demi menjaga keselamatan.

Baca Juga:  Tokoh Gereja Pegunungan Bintang Ajak Jemaat Jaga Kedamaian di Oksibil

Ia menjelaskan bahwa masyarakat merasa khawatir situasi keamanan dapat memburuk apabila terjadi pergerakan aparat keamanan di wilayah tersebut. Untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan, warga memilih mengungsi ke daerah yang dianggap lebih aman.

“Keputusan itu diambil agar masyarakat tidak berada dalam situasi yang berisiko. Kepala suku dan tokoh masyarakat sepakat mengajak warga keluar demi keselamatan bersama,” jelasnya.

Daibenus Murib berharap situasi di Distrik Kembru dapat segera kembali kondusif sehingga masyarakat dapat kembali ke kampung halaman dan melanjutkan aktivitas seperti biasa. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar yang beredar di media sosial.

Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan masyarakat memperoleh informasi yang akurat mengenai kondisi sebenarnya di Distrik Kembru, Kabupaten Puncak.(rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel konteksnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tokoh Muda Nabire Sebut Pernyataan Aibon Kogoya Keliru dan Provokatif Bagi Masyarakat OAP
Jaga Stabilitas Keamanan Daerah, Warga Tolikara Diminta Bentengi diri Dari Provokasi KNPB
Kepala Suku Moni di Paniai Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Jelang Perayaan Paskah
Aktivitas Warga Kembali Normal, Kepala Suku Yalimek Apresiasi Stabilitas Keamanan di Yahukimo
Tokoh Masyarakat Ilaga Imbau Warga Tidak Terprovokasi Pasca Insiden di Tembagapura
Tokoh Masyarakat Tembagapura Ajak Warga Tetap Tenang Pasca Insiden di Kali Kabur
Tokoh Intelektual Puncak Jaya Ajak Masyarakat Jaga Persatuan Pasca Konflik Pilkada
Tokoh Gereja Pegunungan Bintang Ajak Jemaat Jaga Kedamaian di Oksibil
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 17:27 WIB

Tokoh Muda Nabire Sebut Pernyataan Aibon Kogoya Keliru dan Provokatif Bagi Masyarakat OAP

Jumat, 13 Maret 2026 - 17:26 WIB

Jaga Stabilitas Keamanan Daerah, Warga Tolikara Diminta Bentengi diri Dari Provokasi KNPB

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:27 WIB

Kepala Suku Moni di Paniai Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Jelang Perayaan Paskah

Senin, 9 Maret 2026 - 19:35 WIB

Aktivitas Warga Kembali Normal, Kepala Suku Yalimek Apresiasi Stabilitas Keamanan di Yahukimo

Senin, 9 Maret 2026 - 14:25 WIB

Tokoh Masyarakat Ilaga Imbau Warga Tidak Terprovokasi Pasca Insiden di Tembagapura

Berita Terbaru