Kepala Suku Kamoro: Jangan Biarkan Kekerasan Rusak Masa Depan Papua

- Penulis

Selasa, 10 Februari 2026 - 01:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Timika – Kepala Suku Besar Kamoro Kabupaten Mimika, Timotius Samin, menyampaikan duka mendalam atas rangkaian peristiwa kekerasan yang terjadi di Kabupaten Yahukimo dalam beberapa waktu terakhir. Ia menyoroti jatuhnya korban dari kalangan guru dan pegawai sebagai tragedi kemanusiaan yang memukul rasa keadilan dan kemanusiaan masyarakat Papua.

Dalam keterangannya pada Senin (09/02), Timotius Samin menyatakan bahwa peristiwa tersebut menimbulkan kesedihan mendalam, khususnya karena korban berasal dari tenaga pendidik yang tengah menjalankan tugas pengabdian di wilayah pedalaman.

“Kami menyampaikan ucapan duka cita yang sedalam-dalamnya atas kejadian di Yahukimo, terutama kepada para guru dan pegawai yang menjadi korban. Mereka datang untuk mengabdi, mencerdaskan anak-anak, namun justru menjadi sasaran tindakan keji dari oknum yang tidak bertanggung jawab,” ujar Timotius.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan bahwa tindakan kekerasan terhadap tenaga pendidik dan masyarakat sipil tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun. Menurutnya, perbuatan tersebut telah melanggar nilai kemanusiaan serta merusak rasa aman masyarakat.

“Kami sangat prihatin dan mengecam keras aksi pembunuhan terhadap guru maupun pegawai. Ini bukan hanya serangan terhadap individu, tetapi juga serangan terhadap dunia pendidikan dan masa depan generasi muda di Papua,” katanya.

Baca Juga:  Tokoh Masyarakat Tembagapura Ajak Warga Tetap Tenang Pasca Insiden di Kali Kabur

Timotius Samin juga menyatakan dukungannya kepada aparat keamanan untuk mengambil langkah tegas terhadap para pelaku. Ia berharap proses penegakan hukum dapat dilakukan secara adil dan terukur agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

“Kami mendukung penuh aparat keamanan untuk menindak tegas para pelaku sesuai hukum yang berlaku. Tidak boleh ada toleransi terhadap aksi kekerasan yang menghilangkan nyawa orang lain,” tegasnya.

Selain itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar. Ia menilai stabilitas keamanan sangat penting agar pelayanan pendidikan dan pemerintahan dapat terus berjalan.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang, tidak terprovokasi, dan bersama-sama menjaga kedamaian. Papua harus dibangun dengan hati yang damai, bukan dengan kekerasan,” tambah Timotius.

Diakhir pernyataannya, Timotius Samin menyampaikan doa bagi seluruh korban meninggal dunia agar mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan.

“Kami berdoa agar para korban diterima di sisi Tuhan, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan. Semoga kejadian seperti ini tidak lagi terjadi di tanah Papua yang kita cintai,” pungkasnya.(rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel konteksnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ely Dolame Ajak Masyarakat Mimika Jaga Kamtibmas dan Tidak Terprovokasi Isu Hoaks
Kirenius Telenggen: Mari Bersatu Menjaga Keamanan dan Mendukung Pembangunan Puncak Jaya
Kepala Suku Gome Ajak Masyarakat dan TNI-Polri Jaga Keamanan di Kabupaten Puncak
Tokoh Masyarakat Baburia Ajak Warga Keerom Jaga Persatuan dan Kedamaian
Pemuda Adat Papua Imbau Warga Jaga Kamtibmas Usai Insiden Bendera di USTJ Jayapura
Menyambut Nataru, Kepala Suku Jayawijaya di Keerom Serukan Perdamaian dan Produktivitas Warga
Menjaga Asa Damai dari Tapal Batas RI-PNG, Tokoh Adat Keerom Serukan Masyarakat Papua Bersatu
Kepala Suku Moni Ajak Masyarakat Paniai Jaga Kamtibmas dan Waspadai Potensi Gangguan Keamanan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:46 WIB

Ely Dolame Ajak Masyarakat Mimika Jaga Kamtibmas dan Tidak Terprovokasi Isu Hoaks

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:12 WIB

Kirenius Telenggen: Mari Bersatu Menjaga Keamanan dan Mendukung Pembangunan Puncak Jaya

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Kepala Suku Gome Ajak Masyarakat dan TNI-Polri Jaga Keamanan di Kabupaten Puncak

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Tokoh Masyarakat Baburia Ajak Warga Keerom Jaga Persatuan dan Kedamaian

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:18 WIB

Pemuda Adat Papua Imbau Warga Jaga Kamtibmas Usai Insiden Bendera di USTJ Jayapura

Berita Terbaru