Pemanis Buatan Ini Nyatanya Miliki Banyak Manfaat

- Penulis

Senin, 23 Februari 2026 - 02:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diabetasol

i

Diabetasol

Jakarta – Sukralosa merupakan gula pasir (sukrosa) yang dimodifikasi melalui proses khusus, sehingga rasanya menjadi jauh lebih manis tetapi tidak diserap oleh tubuh.

Pemanis buatan ini banyak digunakan dalam berbagai produk, seperti yoghurt rendah kalori, permen, serta produk khusus untuk penderita diabetes.

Sukralosa pertama kali dikembangkan pada tahun 1970-an dan sejak itu digunakan secara luas sebagai pemanis rendah kalori di berbagai negara. Meski kerap dianggap lebih sehat dari gula pasir, penggunaan sukralosa masih menimbulkan pertanyaan, terutama terkait aturan konsumsi serta perbedaannya dengan pemanis buatan lain.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dilansir dari berbagai sumber, Sabtu (21/2/26), berikut sederet khasiat sukralosa si pemanis buatan yang baik bagi tubuh, antara lain:

1. Tidak menambah kalori

Keunggulan sukralosa yang paling dikenal adalah pemanis buatan ini hampir tidak diserap oleh tubuh. Setelah dikonsumsi, pemanis ini melewati saluran pencernaan dan sebagian besar dikeluarkan melalui urine tanpa diolah menjadi energi maupun lemak. Oleh karena itu, sukralosa tidak menyumbangkan kalori di dalam tubuh.

Manfaat ini membuat sukralosa cocok digunakan oleh orang yang sedang menurunkan berat badan, menjalani diet rendah kalori, atau ingin menjaga berat badan tetap ideal, tanpa harus mengorbankan rasa manis pada makanan dan minuman.

2. Tidak menyebabkan lonjakan gula darah

Tak seperti gula pasir, sukralosa tidak menaikkan kadar gula darah setelah dikonsumsi. Saat masuk ke tubuh, sukralosa tidak dipecah menjadi glukosa sehingga tidak memicu lonjakan insulin.

Baca Juga:  Exploring the Nutritional Benefits of Fruits in a Healthy and Balanced Diet

Hal ini sangat bermanfaat bagi penderita diabetes, prediabetes, atau orang yang sedang menjaga kadar gula darah agar tetap stabil. Ini artinya, Anda bisa menikmati rasa manis tanpa perlu khawatir kadar gula darah melonjak drastis.

3. Tidak merusak gigi

Gula biasa dapat diolah oleh bakteri di mulut menjadi asam yang berisiko merusak email gigi dan memicu gigi berlubang. Berbeda dengan gula, sukralosa tidak dimanfaatkan oleh bakteri mulut sebagai sumber makanan, sehingga tidak menghasilkan asam yang dapat merusak gigi.

Karena hal itu, penggunaan sukralosa sebagai pengganti gula dapat membantu menurunkan risiko gigi berlubang maupun penyakit gusi akibat konsumsi pemanis.

4. Stabil terhadap panas

Beberapa pemanis buatan dapat kehilangan rasa manisnya saat dipanaskan atau digunakan dalam proses memasak.

Sementara itu, sukralosa tetap stabil pada suhu tinggi, sehingga dapat digunakan untuk memanggang kue, memasak makanan, maupun membuat minuman panas, seperti kopi dan teh, tanpa mengurangi rasa manisnya.

Keunggulan ini memudahkan Anda mengatur asupan gula dalam berbagai jenis makanan dan minuman, baik yang disajikan dingin maupun panas.

5. Bebas karbohidrat dan lemak

Sukralosa murni tidak mengandung karbohidrat maupun lemak, sehingga tidak berpengaruh pada asupan makronutrien harian. Ini sangat bermanfaat bagi Anda yang sedang menjalani diet rendah karbohidrat, pola makan keto, atau program penurunan berat badan tertentu.

Dengan menggunakan sukralosa, Anda tetap dapat menikmati berbagai makanan dan minuman manis tanpa mengganggu pola makan yang sudah direncanakan.(rd/hp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel konteksnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Apakah Kolang-Kaling Baik untuk Tulang? Ini Penjelasannya
Sederet Air Rebusan Ini Ampuh Jaga Ginjal Tetap Sehat
Penting! Ini Sederet Manfaat Jeruk Hangat bagi Kesehatan Tubuh
Exploring the Nutritional Benefits of Fruits in a Healthy and Balanced Diet
The Art of Public Speaking: Tips and Techniques for Delivering a Powerful Presentation
Global Health Challenges: Examining the Impacts of Infectious Diseases
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 02:31 WIB

Apakah Kolang-Kaling Baik untuk Tulang? Ini Penjelasannya

Senin, 23 Februari 2026 - 02:29 WIB

Pemanis Buatan Ini Nyatanya Miliki Banyak Manfaat

Jumat, 13 Februari 2026 - 04:42 WIB

Sederet Air Rebusan Ini Ampuh Jaga Ginjal Tetap Sehat

Jumat, 13 Februari 2026 - 04:39 WIB

Penting! Ini Sederet Manfaat Jeruk Hangat bagi Kesehatan Tubuh

Rabu, 29 Maret 2023 - 05:36 WIB

Exploring the Nutritional Benefits of Fruits in a Healthy and Balanced Diet

Berita Terbaru